Pria yang berasal dari North Wales, Inggris, ini mengidap familial hemiplegic migraines. Penyakit genetik langka ini membuat saluran tertentu dari otaknya berhenti bekerja untuk sementara. Pada akhirnya kondisi ini dapat mengarah pada kelemahan tubuh dan bahkan kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh.
Dilansir Fox News, Kamis (7/11/2013), Glynn merasa migrainnya sebagian besar kambuh jika ia menghirup wewangian yang terlalu kuat. "Beberapa orang bereaksi terhadap cokelat, keju, alkohol dan kafein, sehingga saya juga menjauhi semua makanan tersebut untuk memastikan migrain saya tak kambuh. Tapi salah satu pemicu terkuat saya justru wewangian. Saya sangat sensitif terhadap mereka. Bahkan menghirup parfum istri saya saja saya pingsan," ujar Glynn.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu semacam peringatan, dengan melihat cahaya itu maka saya akan segera duduk di kursi atau mencari sandaran. Sebab saya tahu saya akan pingsan. Parahnya, saya pernah mengalami lumpuh di mana bagian tubuh sisi kiri saya tak bisa digerakkan," terang Glynn, seperti dikutip dari Daily Mail.
Carrie mengatakan bahwa kini ia bahkan telah berhenti menggunakan parfum dan hanya menggunakan sampo ringan dalam upaya untuk melindungi suaminya.
"Saya khawatir jika tidak dicegah kondisi ini bisa membahayakan nyawanya atau mungkin dia bisa mengalami sesuatu yang sulit disembuhkan," tutur Carrie.
(ajg/)











































