Saat kejadian, Nick sedang berusaha untuk memecahkan rekor sejauh mana peserta bisa menyelam tanpa peralatan menyelam seperti flippers, sampai kemudian berenang kembali ke permukaan.
Ia berenang sedalam 72 meter menggunakan kekuatannya sendiri, dalam waktu yang dilaporkan selama 3 menit 38 detik. Ketika Nick kemudian tiba di permukaan, ia dilaporkan melepas kacamatanya dan memberi isyarat 'OK'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lama kemudian, Nick kehilangan kesadaran, sesuatu yang sebenarnya sering terjadi pada banyak freedivers. Saat itu 5 orang staf medis yang terlatih sudah mengupayakan untuk mengembalikan kesadaran Nick. Namun berbeda dari biasanya, Nick tak terbangun kembali.
Sebanyak 34 atlet dari 16 negara saat itu diketahui memang berada di Bahama untuk memecahkan rekor menyelam, namun acara tersebut dibatalkan setelah kematian Nick.
Dilansir News.com.au, Rabu (20/11/2013), Nick dikenal memang memiliki bakat luar biasa dalam olahraga menyelam. Ia memecahkan rekor AS segera setelah memulai kompetisi freedive-nya di tahun 2012. Tahun ini, Nick berhasil meraih tempat kedua di Caribbean Cup, Roatan. Ia juga meraih juara pertama dalam Deja Blue Competition di Curaçao dan mendapatkan medali perak dalam AIDA Depth World Championship di Yunani.
(ajg/up)










































