Dilansir Mirror, Selasa (31/12/2013), tak sampai di situ saja, Lee juga memotong mayat tersebut menjadi beberapa bagian dan menguburnya di kebun depan rumah.
Ketika ditanyakan apa alasannya melakukan tindakan tersebut, Lee mengungkapkan bahwa ia stres setelah salah satu kelas kuliahnya gagal. Oleh karena itu, ia membutuhkan hal lain yang bisa membantunya 'terlepas' dari perasaan stres tersebut. Tak hanya sekadar butuh pelepas stres, yang mengejutkan Lee juga mengaku memiliki fantasi nekrofilia sebelum akhirnya melakukan hal tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Daily Mail menyebutkan kronologis kejadian ini dimulai ketika Lee menyewa seorang PSK bernama Cai (20) melalui internet. Lee kemudian menggantung, membawa mayat Cai, dan bercinta dengan mayat tersebut sebelum akhirnya memutilasi dan menguburnya. Beberapa hari kemudian Lee kembali mengulang perbuatannya dengan PSK lain yang tak disebutkan identitasnya.
Pasca pemeriksaan, psikiater forensik menetapkan Lee tidak mengalami gangguan jiwa dan bertanggung jawab penuh atas segala perbuatannya sesuai hukum.
Lee kemudian dinyatakan bersalah oleh The Second Intermediate People's Court atas pembunuhan disengaja dan dihukum mati. Selain itu, Lee juga diperintahkan untuk membayar sebanyak Rp 161 juta sebagai kompensasi kepada keluarga korban.
(ajg/vta)











































