Terbangun dari Koma, Pria Ini Shock karena Kehilangan Dua Kakinya

Terbangun dari Koma, Pria Ini Shock karena Kehilangan Dua Kakinya

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Jumat, 03 Jan 2014 17:33 WIB
Terbangun dari Koma, Pria Ini Shock karena Kehilangan Dua Kakinya
Ahammed Selim (Foto: Asia One)
Singapura - Siapa yang tak terkejut saat terbangun dari koma yang cukup lama dan sadar kehilangan kedua kaki? Inilah yang dialami oleh seorang pekerja bangunan asal Bangladesh, Ahammed Selim (30). Mengalami kecelakaan dan koma, betapa terkejutnya ia saat terbangun dan menemukan kedua kakinya telah 'hilang'.

"Saya terbangun dan kaki saya hilang. Ini sangat mengejutkan bagi saya. Dokter bilang kaki saya memang diamputasi karena hancur," ujar Ahammed, seperti dilansir Asia One, Jumat (3/1/2014).

Dirawat di Thye Hua Kwan Hospital, Singapura, Ahammed mengungkapkan hal ini sangat menjadi beban bagi dirinya. Bagaimana tidak, sebagai kepala keluarga, ia merasa harus memenuhi kebutuhan seluruh keluarganya. Ia biasa menjadi tulang punggung. Namun kini dengan ketidaksempurnaannya, Ahammed merasa sangat terpukul. "Siapa yang akan mengurus keluarga saya?" ucap Ahammed dengan nada sedih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedatangan Ahammed ke Singapura sendiri dilaporkan untuk mencari tambahan uang guna memenuhi kebutuhan keluarganya. Ia memiliki seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dan anak perempuan berusia 3 tahun, serta seorang istri berusia 25 tahun. "Saya sangat khawatir dengan masa depan mereka semua," ungkapnya.

Terlihat masih trauma, Ahammed berulang kali mengungkapkan ketakutannya. Ia merasa ada kemungkinan keluarganya tidak akan mau menerimanya lagi dengan kondisi cacat seperti saat ini, "Selain itu saya juga sudah tidak bisa bekerja lagi, sehingga tidak ada orang lain yang bisa memberi makan keluarga saya," tutur Ahammed.

Dari segi fisik, kondisi Ahammed saat ini sudah cukup pulih, luka operasinya pun semakin membaik setiap hari. Namun tidak bagi kondisi mentalnya. Meski awalnya sempat tersenyum, Ahammed beberapa kali terlihat sedih saat melihat kursi roda yang kini menjadi alat transportasinya jika ingin 'berjalan-jalan'.

(ajg/vit)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads