Siapa sangka di balik tawa Grace Elvidge (1) ini tersimpan kisah yang pilu? Ya, meskipun baru berusia setahun, ia sudah berjuang bertahan hidup akibat kanker. Sebagai tanda atas perjuangannya tersebut, ia diberi penghargaan khusus oleh Cancer Research UK.
Anugerah yang diberi nama 'Little Star Award' ini diberikan atas perjuangan Grace melawan leukemianya, mulai saat ia masih berusia 11 pekan. Jika bayi-bayi lain sedang menikmati masa hidup barunya di dunia, Grace sudah harus mulai menjalani kemoterapi dan menghabiskan hampir seluruh tahun pertama hidupnya di rumah sakit.
Selama tahun pertama tersebut, kondisi Grace sangat buruk hingga ia harus ditempatkan di ruang perawatan intensif. Tak lantas menyerah, kini ia menunjukkan kemajuan yang sangat pesat dan sudah berada dalam masa pemulihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wanita yang berasal dari Mobberley, Cheshire, ini menceritakan bahwa hanya beberapa pekan setelah Grace lahir, ia mengalami pilek yang tak kunjung sembuh. Alexandra kemudian membawanya ke dokter dan berpikir bahwa mungkin putrinya mengalami infeksi virus. Namun kondisinya memburuk dan ketika ia membawanya kembali ke dokter, Grace langsung dibawa ke Wythenshawe Hospital dengan ambulans.
Setelah serangkaian tes, Alexandra dan suaminya, Mark (35), diberitahu bahwa jumlah sel darah putih Grace sangat tinggi. Grace kemudian dipindahkan ke Royal Manchester Children's Hospital dan ditempatkan di ruang perawatan intensif. Dokter kemudian menyampaikan bahwa ia mengalami leukemia myeloid akut, sebuah kanker agresif dari sel-sel darah putih. "Saat itu Grace membutuhkan oksigen untuk bernapas," lanjut Alexandra.
Menjalani perawatan selama dua pekan, Grace cukup sehat untuk meninggalkan ruang perawatan intensif. Belum dinyatakan sembuh, ia kemudian ditempatkan pada program empat bulan kemoterapi intensif, yang diikuti dengan perawatan lanjut. Grace juga tak diizinkan keluar dari rumah sakit selama berbulan-bulan. Ajaibnya kini ia telah berangsur-angsur menunjukkan kesembuhan.
"Kami sangat bangga dengan Grace. Meskipun ia masih kecil, tapi ia sangat berani dan mampu bertahan terhadap semua rasa sakit yang dialaminya. Ia sangat menakjubkan," ujar Alexandra.
(ajg/)










































