Gagal 4 Kali Program Bayi Tabung karena Darah Beku, Carol Akhirnya Hamil

Gagal 4 Kali Program Bayi Tabung karena Darah Beku, Carol Akhirnya Hamil

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Senin, 24 Feb 2014 11:00 WIB
Gagal 4 Kali Program Bayi Tabung karena Darah Beku, Carol Akhirnya Hamil
Carol, Nick, dan Neve Ions (Foto: Daily Mail)
Sheffield, Inggris - Setelah menikah, pasangan mana yang ingin segera memiliki keturunan? Setidaknya itulah yang dirasakan oleh Carol dan Nick Ions. Pantang menyerah berusaha selama 12 tahun lamanya, pasangan ini akhirnya berhasil memiliki seorang putri setelah sang dokter berhasil menemukan alasan Carol sulit hamil.

Sebelumnya Carol dan Nick diketahui sudah 4 kali melakukan program bayi tabung, namun usaha mereka tersebut terus-menerus gagal. Akhirnya dokter melakukan serangkaian tes tambahan. Dari tes tersebut, terungkap bahwa Carol memiliki mutasi gen. Inilah yang rupanya mempengaruhi pembekuan darah dan pada akhirnya mempengaruhi kemampuan Carol untuk bisa hamil.

Setelah kondisinya terungkap, wanita berusia 41 tahun tersebut diberi suntikan harian obat pengencer darah selama perawatan. Benar saja, tak lama setelahnya Carol berhasil hamil dan melahirkan putri pertama mereka, Neve, di Jessop Wing Hospital, Sheffield. "Kami telah berusaha memiliki anak sejak saya berusia 27 tahun. Saya merasa keberadaan Neve adalah sebuah keajaiban," tutur Carol, seperti dikutip dari Daily Mail, Senin (24/2/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lelah dan hampir putus asa, Carol mengaku dirinya sempat berkeinginan untuk tak lagi melakukan usaha apapun. Ia bahkan mengungkapkan bahwa untuk melakukan kembali program bayi tabung terakhirnya, ia sempat menundanya selama tiga tahun.

"Program bayi tabung bagi saya sudah seperti rollercoaster. Saya sempat berpikir ini adalah kali terakhir kami akan mencobanya. Saya pun sempat pesimistis, sampai kemudian klinik menelepon dan memberitahu bahwa saya hamil. Kami benar-benar senang," tutur Carol.

Untuk biaya pengobatan, serangkaian tes, dan program bayi tabung kali terakhirnya ini, tak tanggung-tanggung Carol dan Nick harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 166 juta.

Direktur medis yang menangani Carol, Dr Adel Shaker, mengaku dirinya berinisiatif untuk melakukan tes gen untuk menemukan jawaban mengapa pasangan ini tak bisa memiliki anak. Tak sia-sia, ia menemukan jawabannya dan berhasil mengakali kondisi tersebut.

Sebelumnya Carol pernah bercerita pada Dr Shaker bahwa riwayat masalah dalam melahirkan memang pernah terjadi pada keluarganya, di mana neneknya meninggal saat melahirkan melalui operasi caesar, sementara ibunya pernah mengalami bekuan darah setelah melahirkan adiknya.

Belajar dari kasus Carol, Dr Shaker menegaskan pentingnya menyelidiki setiap riwayat kesehatan pasien untuk menemukan faktor penyebab seorang wanita tak bisa hamil.

(ajg/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads