Aidan meninggal 48 jam setelah ia mengalami gejala seperti flu yang ia alami dua minggu setelah membeli tikus bernama Oreo di toko hewan bernama Petco di California. Kematian mendadak Aidan pada bulan Juni tahun lalu ini membuat keluarganya heran dan bingung, demikian dilaporkan ABC 15.
"Aku menidurkannya di tempat tidur di ruang dokter setelah tiba di rumah sakit. Tapi yang aku tahu semuanya sudah terlambat dan Aidan tak bisa diselamatkan," kata nenek Aidan, Sharon Pankey.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyakit ini dikatakan dokter sangat langka karena disebabkan dua bakteri berbeda. Bakteri tersebut berasal dari gigitan, cakaran, atau luka dari hewan pengerat yang terinfeksi. Kondisi ini akan berakibat fatal jika tidak diobati. Kini, pihak keluarga mengajukan gugatan terhadap Petco atas tuduhan kelalaian.
Menurut pengacara keluarga, Hamilton Arendsen, jelas tidak ada prosedur keselamatan yang memadai di Petco saat mereka menjual tikus tersebut. Apalagi, kematian Aidan yang tak diduga-duga ini sangat menghancurkan perasaan keluarganya, termasuk sang ayah, Andrew Pankey yang jarang makan setelah kehilangan putranya.
"Dia akan meletakkan Oreo di bahunya dan berjalan dengan riang, seperti tak ada sesuatu yang membahayakan di tikus itu," kata Andrew seperti dikutip dari news.com.au, Jumat (28/2/2014).
Pihat Petco saat ini sudah mengucapkan bela sungkawa dalam sebuah pernyataan yang bertuliskan pihak Petco sangat sedih dengan kematian Aidan. Keselamatan dan kesehatan hewan yang mereka jual sekaligus pelanggan merupakan prioritas utama mereka. Petco pun akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
(rdn/)











































