Akibat mengalami dermatographia, Sarah Beal bisa membuat gambar pada kulitnya yang akan muncul dan kemudian lenyap beberapa saat kemudian. Meskipun menyakitkan, Sarah bisa memanfaatkan kondisi kulitnya untuk menyenangkan hatinya.
Dermatographia adalah kondisi kulit yang sangat sensitif sehingga goresan bahkan cahaya saja bisa membuat kulit membengkak. Diakui Sarah, meskipun kesakitan dnegan kondisinya, ia bisa membuat aneka gambar di kulitnya.
Diduga, dermatographia disebabkan karena sel di bawah permukaan kulit hanya memiliki sedikit histamin yang membuatnya alergi terhadap berbagai rangsangan. Sarah didiagnosis dengan kondis ini tiga tahun lalu dan ia pun tak tahu penyebabnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun mengonsumsi obat tapi tidak teratur karena Sarah juga alergi terhadap obat antihistamin. Jadi, ia membiarkan keadaan kulitnya seperti saat ini. Tak jarang saat berpakaian kadang ia merasa tidak nyaman. Pun saat di tempat tidur dan menggunakan selimut, Sarah merasa kulitnya seperti tertusuk jarum.
"Aku mencoba mengambil sendok dan menggambar hati di lengan. Tak lama, gambar itu timbul tapi disertai rasa sakit dan gatal yang makin menjadi. Sebelum gambar itu hilang aku memfotonya dan meng-upload ke Facebook," tutur ibu lima anak ini.
Sarah mengaku bangga bahwa di balik kondisinya yang memprihatinkan, ia justru bisa membuat 'tato' yang aman. Meskipun, ketika ingin memakai perhiasan, ia harus berjuang menahan rasa gatal dan sakit terutama di area leher. Cakaran kecil dari dua anjing kecil yang dipeliharanya pun bisa mengakibatkan pembengkakan.
Matthew Gass dari British Association of Dermatologists mengatakan Dermografisme atau skin writing adalah jenis urtikaria. Pembengkakan yang terjadi disebabkan pelepasan histamin dari sel mast di kulit. Gosokan atau belaian pada kulit bisa menimbulkan rasa gatal, panas, dan bengkak.
"Infiltrat dan tanda merah sering muncul di area yang digarul dan biasanya terjadi selama satu jam. Dengan minum antihistamin, efek histamin bisa diblokir sehingga gatal dan ruam bisa berkurang. Tapi itu tidak menyembuhkan urtikaria sepenuhnya," jelas Matthew.
(rdn/vit)










































