Arlindo de Souza (43) boleh bangga telah dinobatkan sebagai pemilik otot bisep terbesar se-Brasil. Tapi ia tidak sadar bahwa obsesinya berotot besar juga menempatkannya pada risiko kesehatan yang fatal.
Pria asal Olinda, Brasil, yang juga dikenal dengan julukan 'The Mountain', mengklaim bahwa ia bisa mendapatkan bisep super besar tanpa harus berlatih keras. Ototnya besar berkat kecanduan menyuntikkan minyak dan alkohol, yang membuatnya berisiko mengalami infeksi, amputasi, atau bahkan kematian.
"Anda menyuntikkan itu (kombinasi minyak dan alkohol) dan otot membengkak tanpa harus latihan beban. Setiap kali saya menyuntikkannya, saya ingin lebih dan lebih. Bagi saya ini tidak ada batasnya," ujar Arlindo, seperti dikutip dari Dailystar, Rabu (12/3/2014).
Suntikan minyak dan alkohol bukanlah satu-satunya metode tidak wajar yang digunakan Arlindo. Sebelumnya, ia mengaku pernah menggunakan steroid, hormon, bahkan vitamin kuda. Lalu seorang teman di pusat kebugaran menawarkannya 'cara baru' untuk memperbesar otot secara instan, yaitu dengan suntikan minyak dan alkohol. Mulai saat itulah ia menyuntik dirinya sendiri tiga kali seminggu selama dua bulan untuk mendapat bentuk tubuh seperti Hulk.
"Orang itu memberikannya padaku. Dia berkata, 'Ambil ini, itu akan membuat ototmu tumbuh dalam beberapa hari'. Lalu saya mulai mengambil jarum, menaruhnya di lengan, menyuntikkan dan otot saya kemudian membengkak. Terus terang, saya tidak merasakan apa-apa," terangnya.
Setelah menyuntikkan minyak dan alkohol ke otot, Arlindo mengaku kadang-kadang merasa sedikit pusing. Tapi itu tidak menjadi masalah baginya. Kekuatannya saat berlatih di pusat kebugaran pun tetap sama dan tak ada yang berubah.
Arlindo bukannya tidak tahu risiko fatal apa yang bakal dihadapinya. Ia mengatakan ada seorang teman yang meninggal dunia karena menggunakan obat-obatan kontroversial untuk memperbesar otot.
"Kebanyakan orang yang memakainya tidak tahu bagaimana menerapkannya. Mereka akan menggunakan sembarang pembuluh darah tua. Beberapa orang akhirnya kehilangan lengan, yang lain membutuhkan operasi, beberapa bahkan mungkin kehilangan nyawa mereka. Teman saya Paulinho, ia meninggal karena melakukan hal-hal ini," jelas Arlindo.
Kondisi ini membuat Arlindo sedikit takut. Kini ia telah berhenti menyuntikkan minyak dan alkohol ke otot, meski selalu ada godaan untuk memulainya lagi. Ia pun memperingatkan agar tidak ada orang yang meniru caranya yang berbahaya.
(mer/vit)











































