Sering Kencing, Ternyata Ada Tumor Sebesar Bola Rugbi di Perut Ibu Ini

Sering Kencing, Ternyata Ada Tumor Sebesar Bola Rugbi di Perut Ibu Ini

- detikHealth
Rabu, 26 Mar 2014 10:47 WIB
Sering Kencing, Ternyata Ada Tumor Sebesar Bola Rugbi di Perut Ibu Ini
Foto: Daily Mail
London - Kanker jenis tertentu datang dengan mengendap-endap tanpa memberikan pertanda. Salah satunya adalah kanker leiomyosarcoma yang dialami wanita ini. Ia merasa normal, tak pernah menyadari bahwa ada 'monster' sebesar bola rugbi di perutnya.

Dawn Gilbert mengaku jadi lebih sering buang air kecil semenjak usianya menginjak 50. Dalam satu hari, wanita itu kencing lebih dari sepuluh kali dan terkadang mengompol ketika batuk. Ia mengira kondisi yang dialaminya berhubungan dengan melemahnya kandung kemih akibat faktor pertambahan usia.

Salah seorang kawan kemudian mengajak Gilbert ikut serta dalam sebuah perjalanan di mana tidak ada toilet di rute yang dilalui. Gilbert merasa cemas. Ia pun memeriksakan diri ke dokter agar dapat melakukan perjalanan tersebut.

Dokter yang melakukan pemeriksaan kemudian merekomendasikan Gilbert untuk mengunjungi seorang ginekolog. Ginekolog itu yakin ada fibroid atau tumor jinak nonkanker di dalam atau di sekitar perut wanita itu.

Akan tetapi, hasil pemindaian menguak fakta yang lebih mengerikan. Ternyata ada sebuah tumor seukuran bola rugbi menekan kandung kemih Gilbert. Itulah mengapa ia sangat sering kencing.

"Kami adalah orang berilmu dan kami terkejut karena tidak mengetahui sama sekali bahwa saya berjalan ke sana ke mari bersama 'benda' itu," tutur Gilbert yang kini berusia 54 tahun.

Kanker otot halus yang disebut leiomyosarcoma itu menyerang usus, kandung kemih, dan rahim Gilbert.

Leiomyosarcoma merupakan kanker yang biasa berkembang di jaringan otot halus. Ia biasa ditemukan di dinding organ berotot seperti jantung dan perut. Kanker jenis ini termasuk langka dan hanya menyerang orang di atas usia 50 tahun.

Pasien leiomyosarcoma tahap awal seringnya tidak merasakan keluhan apa pun. Gejala yang mungkin dialami ketika kanker telah berkembang yakni munculnya benjolan atau pembengkakan, perut kembung, bengkak atau nyeri, dan perubahan siklus menstruasi.

Desember 2012 lalu, Gilbert menjalani operasi pengangkatan tumor di Royal Marsden Hospital yang berlangsung selama delapan jam. Ia juga menjalani pengangkatan rahim. Setelah operasi, ia juga menjalani radioterapi selama enam minggu.

Gilbert kini telah dinyatakan sembuh dari kanker meski ia tetap harus melakukan pemeriksaan rutin. Ia juga bergabung dalam organisasi pendukung pasien kanker untuk memastikan tidak ada seorang pun yang menghadapi kanker seorang diri.

"Saya ingin mengingkatkan kesadaran tentang leiomyosarcoma. Penyakit itu memang langka, tetapi ia benar-benar bisa menyerang. Saya ingin orang-orang memeriksakan keluhan yang dialami sebelum terlambat," pungkasnya seperti dikutip dari Daily Mail pada Rabu (26/3/2014).

(vit/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads