Bocah dengan Kanker Ini Mengumpulkan Semangat Melalui Uang Recehan

Bocah dengan Kanker Ini Mengumpulkan Semangat Melalui Uang Recehan

- detikHealth
Senin, 07 Apr 2014 10:32 WIB
Bocah dengan Kanker Ini Mengumpulkan Semangat Melalui Uang Recehan
Koin yang dikumpulkan Dika (Foto: Vita/detikHealth)
Jakarta - Koin-koin recehan, berapapun nominalnya, begitu menarik perhatian Radika Ziyad Zakaria. Entah karena suara gemerincingnya atau karena mudah digenggam. Yang jelas uang-uang logam itu menjadi saksi betapa bocah 7 tahun yang tengah berjuang melawan neuroblastoma itu bersemangat menjalani hidupnya. Seolah dia bahkan tidak peduli jika kini dunianya terasa gelap karena matanya tak lagi bisa melihat warna-warni dunia.

"Ini koin-koin Dika. Dia suka masukin koinnya ke plastik bekas obat," ujar Rostiana, ibunda dari Dika, sembari memperlihatkan 'koleksi' anaknya saat ditemui di RS Dharmais, Jl S Parman, Jakarta, pada Jumat (4/4) dan ditulis pada Senin (7/4/2014).

Menurutnya, koin-koin tersebut dikumpulkan sejak Dika masuk lagi ke ruang perawatan di RS Dharmais pada 18 Maret lalu. Dari mana Dika mendapat koin-koin itu? Ternyata dia terkadang meminta dari para suster dengan gayanya yang manja. "Sus, bagi koinnya dong," begitu Rostiana menirukan ucapan anaknya saat meminta koin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di kesempatan lain, Dika diminta menyanyi oleh ibu-ibu pasien lainnya. Jika sudah diminta menyanyi, Dika akan mengajukan syarat agar mendapat uang koin di akhir penampilannya. Gayanya yang ceria dan penuh semangat memang menggemaskan, sehingga para ibu dan pengunjung lain di ruang rawat anak dengan kanker itu tidak kuasa menolaknya.

"Di rumah ada sekitar lima celengan isinya koin semua. Kadang salah satu celengannya harus dibawa kalau dia mau ke RS," tutur sang ibunda.

Suatu kali Dika membolehkan ayahnya memecahkan celengannya demi membeli mainan. Namun betapa kecewa Dika karena mainan yang dibeli sang ayah tidak seperti yang diimpikannya. Sejak saat itu, dia tidak lagi mau memecahkan celengannya lagi.

"Kadang dia menghitung koinnya. Saya yang ikut menghitung sampai capek sendiri," tutur Rostiana sambil tertawa.

Dika terkadang juga menaruh 'hartanya' di dekat bantal. Seolah Dika merasa aman jika tidur ditemani uang-uang receh. Ulah Dika ini tentu kerap membuat banyak orang yang melihat menyungging senyum.

Namun sudah beberapa hari Dika tidak terdengar suaranya. Semenjak kejang, Dika lebih banyak menghabiskan waktu dengan tidur. Penyumbatan selang di otaknya membuat bocah itu harus menjalani operasi. Sayang operasi belum dilaksanakan lantaran belum ada persetujuan dari BPJS. Demi segera terlaksananya operasi, keluarga Dika tak henti-hentinya menanyakan. Mereka berharap persetujuan sesegera mungkin diberikan karena tidak tega melihat kondisi Dika yang hanya bisa tergolek di tempat tidur.

"Dulu awalnya pengobatan Dika pakai uang sendiri. Sampai habis sekitar Rp 200 juta. Setelah itu saya angkat tangan," terang Rostiana.

Di tengah kebingungan, Rostiana menghubungi Yayasan Pita Kuning yang menaruh perhatian pada anak-anak dengan kanker. Tak menunggu lama, dia segera mendapat bantuan dana untuk keperluan pengobatan yang tidak ditanggung oleh BPJS melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Saya berharap dari jaminan (BPJS) bisa segera menyetujui agar anak saya bisa segera dioperasi," harap Rostiana.

Untuk diketahui, neuroblastoma merupakan sejenis kanker saraf yang memiliki banyak gejala. Jumlah kasus neuroblastoma hampir sebanyak kasus retinoblastoma yakni 5 persen kasus. Neuroblastoma bisa menyerang leher, rongga dada, atau mata. Jika menyerang mata, maka mata akan menonjol, kelopak mata turun, dan pupil melebar. Sedang bila menyerang tulang akan menyebabkan patah tulang tanpa sebab, atau bahkan kelumpuhan bila menyerang tulang belakang.

Bantuan

Tidak semua biaya pengobatan bisa dipenuhi oleh JKN. Nah, jika Anda ingin membantu anak-anak dengan kanker yang dirawat di RS Dharmais, ada beberapa yayasan yang bisa membantu menyalurkan bantuan Anda. Tapi hati-hati, terkadang ada orang yang tidak bertanggung jawab mencatut nama-nama yayasan yang bergerak untuk kemanusiaan demi kepentingan pribadi. Perhatikan baik-baik saat Anda akan memberikan donasi.

Berikut ini beberapa yayasan bisa membantu menyalurkan bantuan Anda:

1. Yayasan Pita Kuning

Jika Anda ingin berdonasi, bisa mengirimkan uang bantuan ke Mandiri Cab. Rumah Sakit Kanker Dharmais a/n Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia No Rekening 117.000.160100.4
Atau bisa juga ke BCA Cab. Wisma Asia a/n Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia No Rekening 0844287778

Kalau Anda kebetulan tidak memiliki dana untuk disumbangkan tapi memiliki waktu. Maka bisa hadir untuk menghibur pasien kanker anak yang bertempat di Ruang Anak lt.4, Rumah Sakit Kanker 'Dharmais' dengan menghubungi Erwin Fauzi di nomor telepon 08161332946 atau email erwin_palu79@yahoo.co.id pada hari Senin-Jumat.

Jika Anda tidak memiliki waktu dan uang, maka Anda masih punya kesempatan untuk membantu dengan menjadi penghubung. Maksudnya adalah jika Anda tahu ada orang yang bisa membantu (dalam hal uang dan waktu), Anda bisa sampaikan mengenai kegiatan Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia ke mereka.

2. Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI)

Yayasan lain yang bisa membantu penyaluran dana Anda adalah Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI). Donasi Anda dapat dikirim melalui rekening:

Bank BCA Cabang Kemang
286 300 9090
Atas nama: Yayasan Onkologi Anak Indonesia

Bank Mandiri Cabang RS Kanker Dharmais
116-000108-7163
Atas nama: Yayasan Onkologi Anak Indonesia

Setelah mengirim donasi, Anda dapat mengirim tanda bukti melalui fax ke Yayasan Onkologi Anak Indonesia di 021-5681612 atau melalui email info@yoaifoundation.org, agar nama Anda tercantum dalam daftar nama donatur.

3. Yayasan Anyo Indonesia (YAI)

Yayasan ini juga bisa memfasilitasi bantuan Anda untuk anak-anak dengan kanker. YAI, sebagaimana YOAI, menyediakan rumah singgah sementara untuk pasien kanker anak dan keluarganya yang tengah menjalani pengobatan di RS di Jakarta. Biaya tinggal di sana pun sangat terjangkau, yakni Rp 5.000, di mana sudah termasuk biaya makan.

Donasi bisa dikirim ke nomor rekening Yayasan Anyo Indonesia di BCA dengan nomor 084-524-4010 dan di rekening Bank Mandiri dengan nomor 164-0000-582421

Untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi YAI di nomor telepon 021-5346529

(vit/ajg)

Berita Terkait