Sakit Perut Langka, Selama 5 Tahun Gadis Ini Tak Bisa Makan Apapun

Sakit Perut Langka, Selama 5 Tahun Gadis Ini Tak Bisa Makan Apapun

- detikHealth
Sabtu, 03 Mei 2014 10:13 WIB
Sakit Perut Langka, Selama 5 Tahun Gadis Ini Tak Bisa Makan Apapun
Situs Ayllah-Beau Folley
Liverpool - Sungguh malang nasib gadis ini. Hampir lima tahun ia tak pernah mengecap rasa sedap berbagai hidangan yang dulu kerap ia santap. Sakit perut langka membuat gadis itu hanya bisa makan melalui selang.

Rasa sakit mulai dirasakan Ayllah-Beau Foley setelah ia kembali dari India usai menjadi sukarelawan. Saat itu Beau sempat mengira dirinya keracunan makanan. Tetapi anehnya, gangguan pencernaan yang ia alami semakin memburuk dengan cepat.

Ibu Beau, Christine, lantas memeriksakan putrinya dan dokter mendiagnosisnya dengan usus buntu. Operasi pun dilakukan, tetapi tim dokter tak menemukan keanehan apa pun. Dokter juga sempat mengira Beau mengalami masalah psikologis yang memengaruhi pencernaannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ternyata gadis yang kini berusia 19 tahun tersebut mengalami gastroparesis, gangguan pencernaan langka yang menyebabkan perutnya lumpuh sehingga tak bisa mencerna makanan layaknya pencernaan normal. Penyakit langka itu sontak membuat anggota keluarganya terkejut. Mereka bahkan tak mengira penyakit semacam itu benar-benar ada.

Menurut berbagai sumber, gadis asal Cheltenham itu telah menjalani berbagai upaya semenjak ia didiagnosis dengan gastroparesis. Upaya itu termasuk membuat saluran makanan langsung ke usus. Hal tersebut membuat ia kerap merasa tak nyaman.

"Aku menghabiskan hidupku dengan berbaring di tempat tidur atau di rumah sakit. Itu tak mudah dijalani. Aku juga tidak bisa tidur dengan nyenyak dan selalu menangis," tutur Beau ketika diwawancarai harian setempat.

Kala itu Beau menghabiskan 18 jam setiap hari untuk proses memasukkan makanan melalui selang ke perutnya. Dokter pun menyarankannya untuk menajalani operasi pemasangan alat pacu lambung agar lambungnya kembali bekerja. Sayang, National Health Service Inggris menolak permohonan gadis itu. Mereka mengganggap Beau dapat bertahan dengan saluran yang telah ia miliki.

"Aku tidak bisa mengerti mengapa mereka tak memberiku kesempatan untuk hidup dengan normal," ujarnya saat itu, seperti tertulis dalam laman donasinya, ayllahbeaufoley.webeden.co.uk, dan ditulis pada Sabtu (3/4/2014).

Ia juga sempat menjalani operasi pemasangan alat pacu lambung agar lambungnya kembali bekerja. Kendati demikian, upaya itu tak berhasil. Pencernaannya tak bisa normal kembali.

Kini Beau hanya bisa mendapat makanan melalui tabung yang ditanam pada pembuluh darah di lehernya. Tabung tersebut mengalirkan nutrisi langsung menuju jantungnya, tanpa melalui saluran pencernaan. Selama 14 jam dalam semalam ia harus terus mendapat asupan makanan melalui selang tersebut agar dapat bertahan hidup.

(vit/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads