Tak Punya Uang untuk Pengobatan Putrinya, Lelaki Ini Rela Jual Diri

Tak Punya Uang untuk Pengobatan Putrinya, Lelaki Ini Rela Jual Diri

- detikHealth
Senin, 26 Mei 2014 16:31 WIB
Cheng Bangjian (Foto: BBC)
Sichuan, China -

Saking frustasinya mencari dana pengobatan untuk putrinya, pria ini rela melakukan hal nekat. Ia berdiri di tepian jalan sembari membawa papan, menawarkan tenaga seumur hidup.

Pria itu, Cheng Bangjian, adalah mantan tentara di Provinsi Sichuan, China. Akhir-akhir ini Cheng kerap terlihat berlalu lalang di jalanan Beijing, membawa sebuah papan.

"Saya akan bekerja selama seumur hidup untuk orang yang mau mendanai pengobatan putriku." Demikian tertulis pada papan yang ia bawa. Sayangnya, tak banyak orang yang memperhatikan tindakan Cheng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Putri Cheng yang berusia sembilan tahun, Siyi, didiagnosis dengan penyakit gangguan darah. Bocah cilik itu membutuhkan transplantasi tulang belakang dan donornya telah ditemukan. Keluarga mereka juga telah pindah ke Beijing karena hanya kota itu yang memiliki rumah sakit mumpuni untuk pengobatan Siyi.

Malang, Cheng tak dapat membiayai operasi senilai $ 96,000 atau sekitar Rp 1,12 milyar itu. Ia telah mengupayakan segala cara. Hampir tak sanggup menghadapi cobaan, Cheng bahkan pernah berpikir untuk bunuh diri.

"Saya telah meminjam uang ke semua anggota keluarga," ujar Cheng sembari menangis, seperti dilansir BBC News dan ditulis pada Senin (26/5/2014).

"Saya bahkan pernah ingin melompat dari jembatan. Jika saya mati, putri saya mungkin akan sembuh karena ia akan mendapat perhatian dari banyak orang," tambahnya lagi.

Terlanjur putus asa, keluarga Cheng memutuskan untuk mengambil pinjaman berbunga tinggi. Pasalnya, mereka membutuhkan deposit sebesar Rp 465 juta untuk operasi transplantasi sebelum kondisi Siyi semakin parah. Mereka tak peduli jika harus terseok-seok membayar pinjaman berbunga tinggi itu.

(ajg/ajg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads