Akibat anoreksia yang dideritanya, wanita 30 tahun bernama Laura Davison hanya memiliki berat badan 38 kg. Bahkan ketika hamil putri ketiganya, ia hanya makan dua helai roti dilengkapi selai kacang dalam sehari.
Sejak usia 16 tahun, Laura didiagnosis mengalami anoreksia. Ia pun hanya makan biskuit teh setiap hari. Di usia 18 tahun usai lulus sekolah, ia mulai bekerja. Hingga suatu hari Laura harus dirawat di The Priory Hospital. Dokter khawatir anoreksia Laura berakibat dirinya tidak bisa hamil.
"Aku khawatir tidak bisa hamil. Tapi di usia 20 tahun ketika aku bertemu Del, ternyata aku bisa hamil. Di kehamilan pertamaku aku berusaha melawan anoreksiaku demi pertumbuhan anakku. Tapi enam bulan setelah anak pertamaku, Daniel lahir anoreksia kembali datang," kisah Laura.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari berbagai sumber, saat mengandung anak ketiganya, Katie, Laura benar-benar merasa tersiksa dengan anoreksianya. Ia hanya bisa makan roti dan selai kacang. Mencoba mengonsumsi pasta atau kentang, Laura lantas muntah-muntah.
"Aku juga sempat stres dan tertekan hingga akhirnya beratku hanya 52 kg. Tapi beruntung Katie bisa lahir dengan sehat dan selamat meski beratnya kurang dari 3 kg," lanjut Laura.
Saat ini, ia mengaku akan berusaha untuk melawan anoreksianya. Laura selalu berpikir positif dan berusaha menanamkan dalam pikirannya semakin ia sehat, maka semakin banyak hal yang bisa ia lakukan bersama sang suami dan ketiga anaknya.
Sementara itu, pakar gizi dari RS Pusat Pertamina menegaskan seyogianya ibu hamil bisa memenuhi kebutuhan nutrisi lengkap selama kehamilan serta pemenuhan kebutuhan asam folat untuk mencegah kelainan pada otak bayi.
"Cukupi kebutuhan protein, sayur, buah, dan jangan lupa minum susu untuk tambahan nutrisi selama mengandung. Sebaiknya jangan kurangi asupan karbohidrat, tetap harus makan nasi karena itu kan sumber energi untuk metabolisme tubuh kita," kata dr Titi kepada detikHealth dan ditulis pada Kamis (7/8/2014).
(rdn/ajg)











































