Diungkapkan oleh sang istri, Jeanne (46), suaminya tersebut digigit oleh laba-laba berwarna hitam dengan bercak merah di punggungnya sekitar setahun lalu. Tak sekadar meninggalkan bekas luka biasa, gigitan laba-laba yang diduga berjenis Redback of Australia ini membuat darah John terus mengucur.
"Kami bahkan sampai menggunakan bergulung-gulung tisu toilet untuk mencoba menghentikan darahnya," ungkap Jeanne dengan nada sedih, seperti dikutip dari berbagai sumber, Kamis (21/8/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun sudah berkonsultasi ke dokter, kondisi kesehatan John tak kunjung membaik. Tiga hari sebelum meninggal ia bahkan sempat mengusap bekas lukanya namun yang terjadi justru darahnya kembali mengucur.
"Saya merasa ia tahu kondisinya terus memburuk. Ia sering mengeluh sakit kepala, penglihatannya memburuk. Bahkan ia sempat muntah darah," tutur Jeanne.
Sebuah pemeriksaan terkait kematian John dijadwalkan akan segera dilakukan. Jeanne mengungkapkan ia ingin menemukan jawaban tentang penyebab kematian sang suami. Meskipun ia yakin penyebab utamanya adalah gigitan laba-laba tersebut.
"Kami membutuhkan jawaban bagaimana John meninggal, meskipun saya yakin itu karena gigitan laba-laba itu. John sangat sehat sebelum peristiwa itu terjadi," tegasnya.
(ajg/up)










































