Padahal, gigitan laba-laba jenis tertentu mempunyai racun yang sangat kuat. Pria dewasa bahkan bisa lumpuh, koma hingga langsung tewas jika terkena gigitannya.
Dirangkum detikHealth dari berbagai sumber, Kamis (21/8/2014) berikut beberapa kasus dimana gigitan laba-laba terbukti berakibat fatal hinga dapat membahayakan nyawa.
1. Pendarahan dan testis bengkak
|
|
Sejak gigitan tersebut, kondisi kesehatan John terus-menerus turun. Perutnya dan testinya mulai bengkak, yang diketahui karena hati dan pankreasnya mengalami pembengkakan. Sebelum akhirnya John meninggal dunia.
"Kami membutuhkan jawaban bagaimana John meninggal, meskipun saya yakin itu karena gigitan laba-laba itu. John sangat sehat sebelum peristiwa itu terjadi," tegas Jeane, sang istri.
2. Tubuh benjol dan seperti terbakar
|
|
Gejalanya adalah muncul benjolan-benjolan kecil di lengannya. Bahkan benjolan tersebut menyebar hampir menutupi sekujur tubuhnya, terutama di dada dan paha. Gejala lainnya adalah demam tinggi dan sensasi terbakar serta nyeri otot juga menambah kecurigaan dokter.
Dari hasil tes berikutnya juga terungkap pembuluh darahnya meradang. Itu artinya, di samping AGEP, pria ini juga diketahui mengalami 'periarteritis nodosa (PAN)', gangguan pembuluh darah serius di mana arteri kecil membengkak dan rusak karena serangan penyakit tertentu.
"Setahu kami, ini pertama kalinya ada kasus seorang pasien yang mengalami AGEP dan PAN sekaligus pasca mendapatkan gigitan laba-laba," tegas dokter yang tak disebutkan namanya dalam laporan mereka yang dipublikasikan jurnal La Presse Medicale.
3. Lumpuh dan tewas
|
|
"Laba-laba itu menggigitnya tepat di belakang leher dan bagian tersebut membusuk sampai ke tulang belakangnya. Meski mengaku tidak takut sekalipun, tapi nampak bahwa Reese sangat kesakitan," kata ayah Reese, Bill Reese.
dr Dona Seger, Direktur Eksekutif Tennessee Poison Center dan profesor di Vanderbilt University mengatakan ia telah menangani 50 sampai 100 kasus gigitan laba-laba pertapa cokelat tiap tahunnya. Meskipun ia mengaku kebanyakan laba-laba ini tinggal lumbung-lumbung di pemukiman di Tennessee.
"Ini adalah kasus pertama di mana orang yang digigit laba-laba sampai meninggal dunia karena tidak segera mendapat penanganan di rumah sakit," tegasnya.
4. Kaki diamputasi
|
|
Christine diketahui terpaksa harus terbaring lemah dan merasakan nyeri yang luar biasa di rumahnya, Basingstoke, Inggris, setelah tungkainya membengkak. Seekor laba-laba telah menggigit pergelangan kaki kirinya dan mengakibatkan kakinya menjadi terinfeksi, membengkak dan menghitam. Diduga jenis laba-laba yang menggigitnya adalah jenis black widow yang mematikan.
Antibiotik yang diresepkan oleh dokternya gagal mengatasi infeksi Christine. Kulitnya kakinya kini mengalami selulitis, yaitu sebuah kondisi di mana terjadi infeksi yang mempengaruhi lapisan dalam kulit.
"Pada saat itu, kaki saya sangat bengkak dan sakit. Antibiotik tidak membantu infeksi saya, saya justru diduga mengalami selulitis," ujar Christine.
5. Hati dan Ginjal Berhenti
|
|
Selama di rumah sakit, Alan menjalani berkali-kali cuci darah dan beberapa tes untuk mengidentifikasi penyebab kondisinya. Setelah sadar dari koma, Alan langsung menjalani trachetomy.
"Kami diminta untuk siap menerima kenyataan terburuk. tapi mengingat ia sudah mendonorkan sumsum tulangnya setelah aku menjalani kemoterapi sejak tahun 2003, aku harus melakukan yang terbaik untuknya," papar adik Alan, Lynda Conniff.
Setelah lebih dari tiga minggu penggunaan obat penenang dan menjalani dua minggu waktu pemulihan, Alan sudah bisa pulang ke rumah. Ia kehilangan bobot 12 kg tapi dokter memperkirakan berat badannya bisa normal kembali.
6. Bisul dan borok di kaki
|
|
Dia akhirnya harus dirawat di rumah sakit selama 3 hari. Di sana, dokter berupaya melawan racun laba-laba yang membuat boroknya mendidih dan meletus hingga 2 kali. Menurut dokter, racun laba-laba tersebut bisa meracuni darah Julie.
"Saya berjuang untuk berjalan dan mulai panik. Gigitan telah menjadi benjolan besar dan mengeluarkan cairan kuning mengerikan. Saya tidak pernah takut laba-laba dan mengusirnya dengan kaki. Dia cukup beruntung saya tak membunuhnya," kata Julie.
Selama 3 minggu kemudian Julie masih mengalami rasa sakit dari pergelangan kaki yang tergigit. Proses penyembuhannya berjalan cukup baik, namun memakan waktu cukup lama dan lukanya sampai kini masih menyakitkan. Bekas luka tersebut juga nampaknya tak akan hilang.
Halaman 2 dari 7











































