Dari Doyan Pesta, Wanita Ini Jadi Pendiam Setelah Operasi Tumor Otak

Dari Doyan Pesta, Wanita Ini Jadi Pendiam Setelah Operasi Tumor Otak

- detikHealth
Selasa, 16 Sep 2014 08:04 WIB
Dari Doyan Pesta, Wanita Ini Jadi Pendiam Setelah Operasi Tumor Otak
Kerri Parker
Jakarta - Kerri Parker dulunya seorang model dan sering berpesta di mansion Playboy. Namun semua berubah setelah tahun lalu ia menjalani operasi untuk mengangkat tumor yang ada di otaknya.

Gadis yang besar di Norwich, Inggris ini awalnya hanya seorang teknisi lab di Norfolk dan Norwich University Hospital. Tapi di tahun 2003, Kerri iseng mengikuti sebuah kompetisi modelling di majalah FHM dan berhasil sampai ke final. Ia pun meninggalkan pekerjaannya di lab untuk mengikuti kontes kecantikan tingkat nasional.

Sejak saat itu, Kerri ditawari pekerjaan di beberapa majalah, menjadi model perusahaan pakaian renang terkemuka di Amerika, bahkan membintangi sejumlah film seperti The Bourne Ultimatum dan Batman: The Dark Knight.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga akhirnya di tahun 2012, Kerri terpilih sebagai salah seorang model majalah Plaboy, atau biasa disebut sebagai Playmate. Saat tinggal di mansion Playboy yang ada di LA, Kerri tentu sering sekali berpesta, termasuk dengan selebriti papan atas dunia seperti Leonardo DiCaprio.

Namun semua berubah ketika pada bulan November tahun lalu, Kerri didiagnosis mengidap tumor otak.

"Setahun belakangan saya sering merasa tak enak badan, dan kondisi ini makin memburuk dari waktu ke waktu. Puncaknya, ketika saya pulang berlibur dari Mesir, saya merasakan sakit kepala yang begitu buruk. Saya bahkan tak bisa memandang ke cahaya yang terang dan saya pun harus dilarikan ke rumah sakit karenanya," kisah Kerri seperti dikutip dari berbagai sumber, Selasa (16/9/2014).

Dokter pun meminta Kerri menjalani operasi pengangkatan tumor yang dilangsungkan pada bulan Februari lalu. Beruntung operasi ini dinyatakan sukses dan tak ditemukan adanya efek samping pada fisik Kerri. Akan tetapi Kerri merasa kepribadiannya berubah.

Daripada berpesta, wanita berusia 30 tahun itu pun lebih memilih duduk-duduk di sofa rumahnya sambil menikmati secangkir teh hangat dan cenderung tertutup pada dunia luar. Padahal dulunya Kerri sangat suka menjadi pusat perhatian.

"Ketika saya mencoba untuk kembali ke gaya hidup yang dulu, rasanya juga aneh. Saya pun lebih memilih memakai training ketimbang gaun mini. Saya juga cenderung pilih-pilih makanan," keluhnya.

Kerri juga mengaku perubahan kepribadian yang drastis tersebut membuatnya kehilangan banyak teman. Untuk itu ia mencoba kembali ke kepribadiannya yang dulu walaupun ia tak tahu harus butuh waktu berapa lama.

Ternyata tumor yang ada di otak Kerri berada dekat dengan frontal labe-nya. Bagian otak inilah yang bertugas mengontrol ingatan dan kepribadian seseorang, termasuk spontanitas, perilaku sosial hingga perilaku seksualnya. Bisa jadi kepribadian Kerri berubah karena hal ini.

(lil/ajg)

Berita Terkait