Diabetes yang diidap Sharon memang membuat kaki kanannya harus diamputasi hingga ia menggunakan kaki prostetik. Sementara, kirinya lemah hingga sulit bergerak dan melakukan aktivitas. Sehingga, ia pun harus menggantungkan hidupnya pada kursi roda.
Tak ingin menyerah dengan keadaan, Sharon lantas mulai bergabung dengan Family Tae Kwon Do Champions. Pada awalnya, Sharon harus melatih kakinya untuk berjalan. Kemudian, ia mulai mempelajari gerakan tae kwon do.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sharon sendiri merasa sangat bahagia karena ia mampu melakukan beberapa gerakan tae kwon do dan tak tergantung lagi dengan kursi rodanya. Ia mengaku menemukan kekuatan barunya dan hidupnya dia ibaratkan lebih fleksibel.
"Walaupun saya harus menggunakan kaki prostetik, tapi saya tidak percaya ternyata tubuh saya bisa diajak melakukan sesuatu yang luar biasa. Saya mungkin tidak bisa melakukan ini, tapi bermula dari pikiran bahwa saya bisa, nyatanya memang saya bisa," papar Sharon.
"Buktinya saya berhasil dan ini sangat menyenangkan sekali. Saya juga bisa bertemu dengan murid lain yang lebih muda dan lebih tepat disebut sebagai cucu saya," tandasnya.
(rdn/vit)










































