Tak Disangka, Charlotte Jatuh Cinta dengan Pria yang Dulunya Seorang Wanita

Tak Disangka, Charlotte Jatuh Cinta dengan Pria yang Dulunya Seorang Wanita

- detikHealth
Senin, 17 Nov 2014 11:32 WIB
Tak Disangka, Charlotte Jatuh Cinta dengan Pria yang Dulunya Seorang Wanita
Kieran dan Charlotte (hotspot media)
London - Sosok maskulin disertai tubuh yang tegap dan berotot, membuat Kieran Moloney berhasil membuat pasangannya, Charlotte Urie (20) jatuh cinta. Tapi Charlotte tak pernah menduga bahwa pria yang berhasil membuatnya jatuh cinta sebenarnya adalah seorang perempuan.

Saat berusia 16 tahun, Kieran yang dulunya bernama Ciara akhirnya memutuskan untuk menjadi pria. Hingga kini, pria 23 tahun asal Selandia Baru itu sudah bertransformasi menjadi pria seutuhnya. Sejak bertemu Charlotte di tahun 2012, Kieran tetap menjaga rahasianya.

"Selama ini ketika saya bertemu dengan wanita mereka merasa kecewa dan malu ketika tahu saya dulunya perempuan. Tapi Charlotte, dia memang agak terkejut namun setelahnya ia bisa menerima saya apa adanya," tutur Kieran, dikutip dari Mirror, Senin (17/11/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah hampir dua tahun menjalin hubungan, kini Charlotte dan Kieran berencana untuk menikah. Terkait masalah momongan, Kieran dan Charlotte berencana ingin memiliki anak lewat proses bayi tabung dengan donor sperma. Bagi Kieran, dirinya sudah merasa tak nyaman menjadi wanita saat berusia 4 tahun.

Si kecil Kieran tak pernah suka dengan hal-hal berbau perempuan. Bahkan saat sang ibu, Bronagh Moloney memakaikannya rok, Kieran bisa menangis. Saat duduk di bangku SD, Kieran kerap dibully oleh teman-temannya. Ia juga merasa sebal ketika memasuki masa pubertas di mana payudaranya mulai tumbuh dan mengalami menstruasi. Justu, Kieran kala itu merasa iri dengan anak lelaki.

"Saya ingin menjadi mereka dengan suara berat dan mulai berkumis atau berjanggut, Hingga di usia 14 tahun, saya melakukan hubungan intim pertama kali dengan teman lelaki saya. Saya juga memotong rambut dan memakai sport bra dan celana gombrong untuk menutupi kefemininan saya," tutur Kieran.

Di usia 16 tahun, Kieran bertemu konselor dan ia akhirnya memutuskan untuk menjadi wanita. Dia mulai melakukan terapi hormon untuk menumbuhkan rambut dan membuat suaranya lebih 'berat'. Keluarganya pun mendukung perubahan yang dialami Kieran. Saat berusia 17 tahun, Kieran berlatih olahraga mati-matian hingga ia memperoleh tubuh berotot dan kekar.

Bahkan, cup payudaranya mulai mengecil dari cup B menjadi A dengan penggunaan bra khusus. Pada bulan November 2009, saat usianya 18 tahun, Kieran menjalani terapi suntik testosteron dan mastektomi ganda dengan dibiayai sang ibu. Terakhir, di tahun 2012 Kieran pun mengubah namanya di mana tak lama setelah itu ia bertemu dengan Charlotte.

Meski begitu, Kieran belum menjalani operasi penggantian kelamin sepenuhnya. Tapi dalam waktu dekat, Kieran berencana akan melakukan proses itu. "Sementara ini saya dan Charlotte masih merasa nyaman dengan keadaan ini, jika sudah menikah nanti dan punya anak kami akan menjelaskan pada anak kami ketika waktunya tiba," kata Kieran dengan mantap.

(rdn/up)

Berita Terkait