"Kalau ada seminar-seminar gini saya hobi ngikutin, bahkan sampai ke Surabaya demi mendapatkan pengetahuan. Buku-buku seputar anak juga saya baca, sampai saya mau beli buku dokter anak," ucap Astrid dalam seminar Mengenali Masalah Selama Hamil dan Perawatan Bayi Baru Lahir di RSAB Harapan Kita, dan ditulis pada Minggu (7/12/2014)
Ia berpesan agar para orang tua tidak malu untuk memantau tumbuh kembang anak dengan berkonsultasi pada pakarnya. Bukan berarti anak tersebut mengalami keterbelakangan mental, tapi bisa mendapatkan ilmu dan mengetahui teknis pertumbuhan anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, Astrid langsung menghubungi dokter dan dikatakan dokter, Annabel harus masuk NICU. "Duh udah tambah gila rasanya, udah susah punya anak, preeklampsia dan masuk NICU, lahir dalam usia kandungan 36 minggu yang seharusnya katanya 38 minggu. Itu rasanya udah kayak apa ya? Wow! Tapi, bukan berarti semua harapan sirna kalau anak sudah pernah masuk NICU, masih ada harapan kok meskipun masih harus kontrol ke dokter dan tetap berjuang, makanya ketika punya anak ini merupakan anugrah sekali dan dijaga banget," papar Astrid.
Anak dengan kelahiran prematur berisiko mengalami gangguan pada organ tubuh. Oleh karena itu, Astrid sangat peduli terhadap tumbuh kembang Annabel. "Dulu saya sering berkonsultasi ke dokter tumbuh kembang anak saya 2 minggu sekali, masalah kecil seperti jari anak saya terjepit pun saya konsultasikan ke dokter karena saking parnonya. Sampai akhirnya intensitas bertemu dokter berkurang dan kini saya bertemu dokternya setiap 6 bulan sekali," sambung Astrid.
Untunglah di usia hampir 2 tahun, kesehatan Annabel tidak lagi bermasalah. Namun astrid tetap rajin mencari informasi seputar tumbuh kembang anak.
Preeklampsia pada ibu hamil memang harus diperhatikan, sebab bisa mengancam keselamatan. "Ibu yang mengalami preklampsia, kehamilannya harus dihentikan atau dengan kata lain, bayinya harus segera dikeluarkan baik dengan persalinan normal maupun caesar, jika tidak dilakukan maka akan membahayakan ibu dan ada kerusakan organ pada ibunya," ucap dr Gde Suardana, SpOg dalam acara yang sama.
(vit/vit)










































