"Saya lantas membawanya pulang. Tapi keesokan harinya, sekolah kembali menghubungi saya karena Sophie melakukan hal yang sama," tutur sang nenek, Janice Smith seperti dikutip dari Mirror, Senin (29/12/2014).
Wanita berumur 55 tahun itu mengira cucunya hanya terkena flu biasa. Namun karena selama dua hari berturut-turut flu Sophie tak kunjung reda, ia pun membawanya ke dokter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami kaget karena dokter bertanya, apakah ada yang tahu jika jantung Sophie berlubang? Kami sungguh tak bisa mempercayainya," katanya.
Sejak kecil, hidung bocah yang kini berumur enam tahun itu memang kerap meler dan ia gampang terkena flu. Akan tetapi keluarga tak pernah mengira bila penyebabnya adalah jantung Sophie yang berlubang, dan si bungsu ternyata bertahan dalam keadaan seperti itu selama lima tahun atau seumur hidupnya.
Kendati sempat stres karena mengetahui hal ini, keluarga memilih untuk tetap mengupayakan yang terbaik demi kesembuhan Sophie. Siswi Dunston Hill Primary School, Gateshead ini pun diizinkan untuk dibawa ke rumah sakit agar dapat menjalani sejumlah tes.
Tes-tes tersebut diperlukan untuk memastikan apakah kondisi Sophie masih bisa ditanggulangi atau tidak. Barulah setelah itu, ia dipindahkan ke Freeman Hospital di Newcastle untuk menjalani operasi.
"Lubang ini ditemukan pada bulan Oktober, dan sebulan kemudian ia langsung mendapatkan jadwal operasi," lanjut Janice. Beruntung, operasi untuk menutup lubang berdiameter 2,5 cm itu dinyatakan berhasil.
Dalam lima minggu, Sophie sudah bisa kembali bersekolah, walaupun nantinya ia harus rajin check up setiap satu tahun sekali. "Ia tampak baik-baik saja selama ini. Dan kami merasa beruntung dokter tak sengaja menemukannya sehingga kondisi ini cepat tertangani," tutupnya.
Yang dimaksud dengan jantung berlubang adalah cacat pada septum atau dinding pemisah antara dua rongga jantung. Biasanya cacat ini tergolong kondisi bawaan sejak lahir. Namun kondisi ini harus segera ditangani karena bisa mengubah aliran darah yang keluar-masuk jantung, dan mengganggu kinerjanya.
Ada dua jenis cacat septum, yakni lubang pada septum rongga jantung atas yang disebut atrial septal defect (ASD). Sedangkan lubang pada septum rongga jantung bawah disebut ventricular septal defect (VSD).
(lil/up)











































