Kejadian itu terjadi ketika Iga menjalani operasi untuk mengangkat sel kanker yang telah menjalar di otaknya. Meski sudah diberi bius, di pertengahn prosedur operasi, Iga terbangun dan sempat bertanya pada dokter apa yang tengah terjadi.
Menurut ahli bedah saraf dr Dawid Larysz, meski Iga terbangun ketika proses operasi tengah berlangsung, tetapi hal itu bisa dipastikan tidak membahayakan kesehatannya. Walaupun saat 'mengobrol' dengan dokter ia sempat membicarakan kucing peliharaannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, dr Larysz yakin jika Iga tak bisa merasakan, melihat, bahkan mengingat operasi yang tengah ia jalani. Saat ini, tim dokter tengah menyelidiki apakah dosis obat bius yang diberi pada Iga sudah sesuai.
Lebih lanjut, dr Larysz menuturkan proses operasi itu sendiri bisa memicu pasien terbangun meskipun sudah disuntikkan obat bius. Sementara itu, Iga mengaku bahwa operasi yang ia jalani menjadi kado natal terindah baginya.
"Karena operasi ini, saya jadi merindukan merayakan natal. Tapi, operasi ini adalah yang terbaik untuk saya sebab kini saya merasa lebih sehat dan lebih baik," tutur Iga.
(rdn/up)











































