Suntik Silikon Gagal, Wanita Ini Harus Relakan Payudaranya Diangkat

Suntik Silikon Gagal, Wanita Ini Harus Relakan Payudaranya Diangkat

- detikHealth
Rabu, 07 Jan 2015 10:30 WIB
Suntik Silikon Gagal, Wanita Ini Harus Relakan Payudaranya Diangkat
Nafsika Lourentzatos (Foto: Fox News)
New York - Awalnya Nafsika Lourentzatos (33) dari New York, Amerika Serikat, mengira prosedur suntik silikon payudara aman dilakukan. Tapi saat dijalani, prosedur tersebut malah berujung pada pengangkatan kedua payudaranya.

Lourentzatos mengaku bahwa dirinya sudah mendambakan implan payudara sejak usia muda, namun saat itu sang ibu tidak mengizinkan setidaknya sampai ia berusia 18 tahun. Pada usia 17 tahun, salah satu teman Lourentzatos merekomendasikan kenalan pasangan dokter yang sedang ada di kota untuk melakukan injeksi silikon.

"Saya berpikir ini hanya injeksi kecil saja, bukan masalah besar, bukan operasi," kata Lourentzatos kepada Fox News dan dikutip Rabu (7/1/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu Lourentzatos sangat tertarik pada suntik silikon karena biaya yang lebih murah dan prosedur yang lebih sederhana dibandingkan operasi plastik. Ia akhirnya pergi ke hotel di Manhattan untuk menemui pasangan dokter tersebut dan mendapatkan suntikan silikon dengan hasil yang mengecewakan.

"Tidak bertambah besar satu cup pun. Hampir seperti tidak ada bedanya," ujar Lourentzatos.

Beberapa waktu kemudian, pacar Lourentzatos menyadari ada benjolan tak biasa di payudara. Dirinya sendiri tidak terlalu mempermasalahkan benjolan tersebut sampai saat umurnya 22 tahun benjolan berpindah ke dada bagian tengah. Lourentzatos kemudian bercerita apa yang terjadi pada orang tuanya dan memeriksakan diri ke dokter.

Dokter yang memeriksa menyarankan Lourentzatos untuk mengangkat payudaranya agar silikon yang ada di tubuh bisa dibuang. Terkejut dan tidak mau menerima Lourentzatos pun pergi ke dokter lain dengan hasil yang sama, payudaranya harus diangkat.

"Saya ketakutan dan shock... Mengapa hanya karena satu injeksi saya harus kehilangan payudara saya?" ujar Lourentzatos.

Dokter mengatakan silikon telah menyebar sehingga pengangkatan adalah jalan satu-satunya. Jika tidak diangkat ada risiko silikon meracuni darah yang bisa berakibat fatal.

"Gel silikon tersebar ada di seluruh payudara dan dadanya. Kelihatannya seperti butiran pelet di dada," kata Dr Ron Israel dari American Society of Plastic Surgeons (ASPS) yang terlibat dalam operasi pengangkatan payudara Lourentzatos.

Operasi berhasil dilakukan namun Lourentzatos masih harus menjalani beberapa operasi rekonstruksi tubuh. Beberapa bagian dadanya masih terlihat bolong akibat dampak silikon di tubuh.

Pasangan dokter yang memberikan injeksi kepada Lourentzatos belakangan diketahui ternyata amatiran. Mereka ditangkap di Kolombia karena tidak memiliki izin untuk praktik.

(up/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads