Setelah 59 Tahun Menunggu, Stephen Akhirnya Menjadi Wanita

Setelah 59 Tahun Menunggu, Stephen Akhirnya Menjadi Wanita

- detikHealth
Rabu, 14 Jan 2015 19:53 WIB
Setelah 59 Tahun Menunggu, Stephen Akhirnya Menjadi Wanita
Steph Holmes
Lancashire, Inggris - Tahun ini jadi awal yang baru bagi Steph Holmes. Setelah 59 tahun menunggu, ia akhirnya bisa menjalani operasi pergantian kelamin dan menjadi wanita seutuhnya.

Sejak kecil, Steph yang dulunya bernama Stephen ini sudah terlihat menyukai gaun-gaun cantik. Ia juga tak malu-malu memakainya. Pilihan warnanya pun tak seperti kebanyakan anak laki-laki yang menyukai warna biru, Steph selalu memilih pink.

"Perjalanan saya dimulai saat ibu memberi saya sepasang sepatu high heels berwarna hitam sebagai kado Natal, 59 tahun lalu. Waktu itu umut saya tiga tahun. Saya bahkan tidak memintanya, tapi ia begitu memahami saya," tutur Stephen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Stephen semakin gembira karena saat mereka pergi berbelanja, sang ibu justru menyuruhnya untuk memilih gaun yang ia suka. Sesampainya di rumah, ia pun mencoba sepatu dan gaun barunya dan menari-nari di dalam rumah. Sang ayah juga tak berkeberatan.

"Hal semacam ini berlangsung selama beberapa tahun. Di pagi hari saya akan memakai seragam anak laki-laki, tapi sepulang sekolah, saya pasti langsung mengganti seragam saya dengan gaun cantik," kenangnya, dikutip dari Daily Mail, Rabu (14/1/2015)..

Namun memasuki usia remaja, ia beralih ke kodratnya. Apalagi oleh sang ayah ia dimasukkan ke sekolah khusus anak laki-laki. Saat itulah Stephen baru menyadari bahwa ia berbeda. 'Saya pun terpaksa menyimpan baju-baju anak perempuan saya, dan memendam keinginan untuk menjadi perempuan dalam-dalam," lanjutnya.

Bahkan Stephen berusaha untuk membaur dengan teman laki-lakinya, yaitu melakukan hobi yang bersifat maskulin seperti hobi motor dan bergabung dalam band. Ia juga pernah memutuskan untuk bergabung dengan ketentaraan di usia 18 tahun, kendati ia hanya tahan selama dua bulan.

"Saat keluar dari tentara itulah, saya mulai memanjangkan rambut. Ibu sangat menyukainya, ia bahkan memanggil saya anak perempuan yang tak pernah ia miliki," katanya.

Stephen akhirnya menikah dengan seorang perempuan di usia 40-an. Akan tetapi ini hanya berlangsung beberapa tahun, karena kemudian Stephen menyadari bahwa ia adalah seorang transeksual. Stephen masih harus sembunyi-sembunyi ketika memakai pakaian wanita. Biasanya sepulang kerja, ia menjajal sejumlah gaun dan sepatu, tapi tak ada seorang pun yang ia beritahu tentang hal ini. Tak terkecuali keluarga terdekatnya.

Mantan guru IT ini pun memutuskan untuk memberitahu sang istri, namun tanggan sang istri tak sesuai harapan Stephen. Mereka terpaksa berpisah. "Saya harus membuat keputusan terberat dalam hidup, antara memilih istri saya atau keinginan saya untuk menjadi wanita sejati. Tapi saya tak mau hidup dalam kebohongan," tuturnya.

Pada bulan Maret 2010, Stephen pun mengunjungi dokter dan meminta untuk dilakukan operasi pergantian kelamin total. Dan pada bulan April 2014 lalu, Stephen pun resmi berubah menjadi Steph. Kendati secara fisik Steph telah berubah, namun ia tetap cenderung mencintai wanita.

Steph menjalin hubungan dengan seorang wanita asal Stockport bernama Fran (58) dan akan segera menikah dalam waktu dekat. "Saya merasa lengkap sekarang," pungkasnya.

(lil/up)

Berita Terkait