Puting Keluarkan Air Susu, Ternyata Remaja Pria Ini Kena Tumor Otak

Puting Keluarkan Air Susu, Ternyata Remaja Pria Ini Kena Tumor Otak

- detikHealth
Minggu, 18 Jan 2015 12:05 WIB
Puting Keluarkan Air Susu, Ternyata Remaja Pria Ini Kena Tumor Otak
Illustrasi: Thinkstock
New York - Awalnya, remaja 16 tahun asal New York yang hanya diketahui bernama Duncan mengeluh puting susunya selalu mengeluarkan keringat. Disertai dengan gejala lain berupa narkolepsi dan cataplexy, Duncan ternyata diketahui mengidap tumor otak.

Cateplexy adalah kehilangan kekuatan otot tiba-tiba selama beberapa waktu. Sementara itu, narkolepsi adalah kantuk di siang hari yang berlebihan dan serangan tidur yang tidak terkendali. Ahli saraf yang menangani Duncan mengatakan bahwa keringat yang keluar sebenarnya adalah air susu.

"Hal ini bisa terjadi pada pria jika tubuh memproduksi hormon yang salah dan akhirnya mengaktifkan kelenjar laktasi. Kondisi inilah yang terjadi pada adenoma hipofisis aktif, sebuah tumor jinak di bagian tengah otak yang mengaktifkan kelenjar hipofisis," terang dr Sandra Block.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ke RS, orang tua Duncan mengatakan bahwa putranya kerap terjatuh, tak hanya karena tersandung. Bahkan, dalam beberapa kali ia tidak bisa menggerakkan tubuhnya. Duncan juga dilaporkan sering mengantuk di mana saja dan kapan saja.

"Orang tua pasien juga melaporkan bahwa anaknya sering mengalami halusinasi dan sakit kepala. Kami pun mendiagnosis pasien mengalami narkolepsi dengan cataplexy," tulis dr Block dalam situs Boingboing, dan dikutip pada Minggu (18/1/2015).

Tapi saat mengaku putingnya berkeringat dan ternyata itu air susu, dr Block dan timnya berpikir Duncan mengalami gejala tumor otak. Apa yang dialami Duncan disebut juga dengan galactorrhea di mana kerusakan hormon pada tubuhnya membuat Duncan bisa menghasilkan air susu.

Diagnosis tumor otak jinak yang dialami Duncan diperkuat dengan hasil pemeriksaan MRI. Setelah menjalani berbagai terapi, kini Duncan dinyatakan sembuh dari tumor otak jinak yang menyerangnya dan kini gejala seperti kantuk berlebih serta keluarnya air susu dari puting tak lagi dialami Duncan.

(rdn/up)

Berita Terkait