Ternyata Daniel Devlin diketahui mengidap prosopagnosia, atau biasa disebut dengan 'buta wajah'. Penderita kondisi aneh dan juga langka ini tak memiliki kemampuan untuk mengenali wajah orang lain, meskipun itu keluarganya sendiri.
Karena hal ini, pria yang berprofesi sebagai pelukis itu pun terpaksa harus menghapalkan bahasa tubuh dan suara anak istrinya. Itu pun kadangkala tak berhasil, sebab sebelumnya Devlin pernah keliru mengenali anak laki-lakinya sendiri, Emil (5) saat menjemput sang buah hati di sekolah. Selain Emil, Devlin juga punya anak perempuan bernama Klara (8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibatnya, Devlin sering terjebak dalam situasi kikuk di mana ia tak bisa mengenali seseorang meskipun berpapasan di tengah jalan atau di suatu tempat, bahkan dengan istrinya sendiri.
"Kalau misal istri saya berpura-pura tak mengenali saya, tentu saya juga tak yakin itu dia," imbuhnya.
Sang istri, Katarina kerapkali membantu Devlin untuk memberitahukan siapa saja yang mereka temui di jalan. Beruntung bagi orang-orang yang sudah mengenal Devlin, situasi semacam ini justru terasa lucu dan mereka pun memakluminya.
Menurut pakar, propagnosia bukan disebabkan oleh adanya gangguan penglihatan, daya ingat maupun intelijensia seseorang, melainkan dampak dari kecacatan yang dialami salah satu bagian otaknya, yakni fusiform gyrus, yang berfungsi membantu mengenali wajah seseorang, termasuk mengingatnya.
Penyebabnya bisa beragam, mulai dari stroke, cedera otak yang traumatis, atau akibat dari penyakit neurodegeneratif tertentu. Namun pada kasus Devlin, diduga kondisi ini sudah terjadi sejak ia lahir karena bagian otak yang dimaksud tadi tidak terbentuk sempurna. Hanya saja diagnosis pria berumur 46 tahun itu baru ia dapatkan beberapa waktu yang lalu.
Beruntung propagnosia yang dialami Devlin tidaklah begitu parah, sebab pada penderita yang lebih parah, mereka tak bisa mengenali wajahnya sendiri. Devlin hanya tak hapal bintang film ternama di masa lalu yang menjadi favoritnya karena pria ini gemar menonton film.
Kendati tak ada obatnya, Devlin juga punya caranya sendiri untuk mengatasi gangguan ini. "Biasanya bila saya bertemu seseorang, saya akan menanyai mereka beberapa hal hingga saya mengetahui siapa mereka," ungkapnya.
Devlin juga mengaku lebih sering mengucapkan 'senang melihat Anda' ketimbang 'senang bertemu Anda' ketika bertemu siapapun, untuk mengantisipasi siapa tahu ia pernah bertemu dengan mereka dan tak bermaksud menyinggung perasaan mereka yang tak mengetahui kondisinya
(lil/vit)











































