Kellie Holloway (28) sejak remaja sudah menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mewarnai rambut. Ia mengaku sudah ratusan kali mengganti warna hingga beberapa bagian kepalanya menjadi botak.
Baca juga: Gara-gara Cat Rambut, Wanita ini Meninggal Setelah Koma Setahun
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibu satu anak yang bekerja sebagai asisten di salon kecantikan ini mengaku setiap minggu ia mencoba gaya dan warna baru pada rambutnya. Sejumlah besar produk kecantikan telah Holloway gunakan dan folikel rambutnya perlahan tertutup kemudian rusak.
Folikel yang rusak mengakibatkan rambut baru tidak bisa tumbuh kembali sehingga rambut Holloway kini tipis. Ia mengatakan telah melakukan segala cara untuk menutup bagian kepalanya yang botak namun hal tersebut justru semakin membuatnya cemas karena terus teringat.
"Saya menjadi sangat menyadarinya dan tiap hari rutinitas pagi saya adalah untuk menutup kebotakan saya," ujar Holloway.
Atas saran ahli kecantikan Simone Thomas dari klinik Hair Loss Bournemouth, Holloway kini mengenakan potongan rambut palsu untuk menutupi area kepalanya yang botak. Ia tengah mengikuti program terapi nioxin dermabrasion untuk kembali menumbuhkan rambutnya yang botak.
Baca juga: Kenapa Rambut Uban Tidak Boleh Dicabut?
(vit/vit)











































