Sekeluarga di Florida Kelola Jasa Cuci Mobil dengan Karyawan Autis

Sekeluarga di Florida Kelola Jasa Cuci Mobil dengan Karyawan Autis

- detikHealth
Kamis, 12 Feb 2015 18:33 WIB
Sekeluarga di Florida Kelola Jasa Cuci Mobil dengan Karyawan Autis
Foto: Youtube / risingtide
Florida - Kendati kampanye untuk menyamakan kesempatan kerja bagi orang dengan autisme sudah mulai digalakkan, nyatanya mereka masih saja kesulitan mendapatkan pekerjaan. Karena alasan serupa, Andrew D'Eri pun merasakan hal yang sama.

Tak mau putranya berkecil hati, sang ayah dan kakaknya, Tom berupaya mencarikan jalan keluar. Berbekal pengalaman ketika masih menjadi enterpreneur, sang ayah dan Tom yang baru saja merampungkan sekolah bisnisnya kemudian melakukan riset kecil-kecilan.

Ternyata para pasien autisme kerapkali tak mendapatkan kesempatan kerja bukan karena tak punya skill, melainkan pandangan masyarakat tentang orang autis yang seharusnya dikasihani, bukannya diapresiasi sebagai individu yang memiliki beragam keahlian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal kedua yang mereka temukan adalah kebanyakan pasien autisme memiliki kemampuan yang sangat baik dalam mengerjakan tugas-tugas yang terstruktur, harus mengikuti prosedur tertentu, dan fokus pada hal-hal mendetail.

"Ini justru menjadikan mereka pegawai terbaik yang bisa Anda miliki," tandas Tom dalam sebuah video yang disebar di YouTube untuk mempromosikan usaha mereka.

Baca juga: Perusahaan Jerman Rekrut Karyawan Autis karena Dinilai Lebih Jujur

Untuk itulah kemudian mereka mendirikan Rising Tide Car Wash atau jasa cuci mobil di Parkland, Florida, pada tahun 2013. Tom sengaja membuka jasa cuci mobil karena ia ingin bisnis ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa orang dengan autis bisa dilatih untuk melayani konsumen secara langsung.

Meskipun didirikan oleh keluarganya sendiri, Andrew sendiri direkrut sebagai salah satu pekerjanya. "Awalnya dia tidak suka dengan pekerjaan itu, tapi tiga minggu kemudian, tampaknya ada perubahan positif dalam perilakunya," ungkap Tom seperti dikutip dari ABC News, Kamis (12/2/2015).

Contohnya, pernah suatu ketika sang ayah membawa roti isi ayam dan jamur portobello. Makanan ini belum pernah dicoba oleh Andrew. Namun setelah bekerja, pria berumur 24 tahun itu meminta sang ayah untuk membagi roti isinya tersebut.

Tom juga melihat adiknya mau membantu membawakan tas milik seseorang saat mereka bepergian dengan pesawat. "Ia mau mencoba hal-hal baru, dan menjadi lebih berempati kepada orang lain. Ini langka sekali bagi anak autis," katanya.

Setelah dua tahun, dengan bangga Tom melaporkan bahwa jasa cuci mobil miliknya telah mempekerjakan 35 orang dengan autisme, baik pria maupun wanita. "Apalagi anak autis biasanya di-bully di sekolah, tapi dengan bekerja di tempat kami, ini membantu membangun kepercayaan diri mereka," lanjutnya.

Baca juga: Perjuangan Gayatri Asuh Anak Autis Hingga Jadi Chef dan Berhaji Sendiri

(iva/vit)

Berita Terkait