Seperti Ryan Ruckledge yang tidak suka dengan kulit pucatnya. Dia sangat ingin memiliki kulit kecokelatan dan bahkan rela mati ketimbang hidup dengan kulit pucat. Untuk itu, dia secara teratur menyuntikkan Melanotan, hormon sintetis yang bisa membuat warna kulit lebih gelap.
Prosedur ini dilakukannya secara ilegal, dan parahnya, Ryan menjadi kecanduan. Efek injeksi tersebut, Ryan merasa mual, panik, serta mengalami tekanan darah tinggi. Dalam jangka panjang, Ryan dikhawatirkan akan memiliki masalah kesehatan yang cukup serius.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria berusia 22 tahun asal Blackpool, ini bahkan sampai berutang demi membeli suntikan hormon tersebut. "Saya lebih baik mati daripada memiliki kulit pucat," ucap Ryan dalam tayangan This Morning, seperti dikutip dari Daily Mail dan ditulis pada Rabu (18/2/2015).
Ryan begitu membeci kulit pucatnya lantaran saat masih remaja kerap di-bully oleh teman-temannya. Menurut teman-temannya, kulit Ryan terlalu pucat. Di usia 15 tahun, Ryan mencoba tanning bed atau sunbed, namun kulitnya malah terbakar dan mengelupas. Karena tidak memuaskan, maka dia mencari cara alternatif untuk membuat kulitnya berwarna kecokelatan.
Temannya kala itu menyarankan Ryan untuk menjalani suntik hormon agar kulitnya berwarna cokelat sempurna. Ryan pun mencoba suntikan hormon yang dibeli secara ilegal tanpa rekomendasi dokter itu. Setelah mendapat suntikan, kulit Ryan menjadi lebih gelap seperti yang diinginkan. Dia pun merasa senang, sehingga malah jadi kecanduan.
Baca juga: 8 Tahun Rutin Tanning, Kini Leanne Harus Berjuang Lawan Kanker Kulit
"Saya sangat benci kulit pucat. Saya tidak mau hidup tanpa suntikan itu, saya tidak akan percaya diri," kata Ryan sembari mengatakan kulit pucatnya dulu membuat dirinya seperti hantu.
Kendati ada risiko kematian dengan penggunaan suntikan hormon itu, namun Ryan tidak peduli. Menurutnya hidup terlalu singkat untuk tidak dinikmati. Bersenang-senang dengan teman-temannya dan memiliki penampilan yang diinginkan adalah salah satu cara Ryan menikmati hidupnya.
Dikutip dari Metro, Ryan sudah menghabiskan sekitar Rp 490 juta untuk menjalani perawatan ilegal itu. Dia juga masih menjalani sunbed enam kali dalam sepekan untuk menyempurnakan kulit kecokelatannya. Tak cuma itu, Ryan juga melakukan botox dan prosedur memutihkan gigi agar tampak lebih menawan.
Melanotan berfungsi meningkatkan tingkat pigmen melanin di kulit. Pigmen adalah respons alami tubuh setelah terpapar matahari dan hasilnya akan meningkatkan warna gelap pada kulit. Namun melanotan merupakan produk ilegal karena belum teruji efektivitasnya. Selain itu, penggunaan jarum suntiknya juga harus diwaspadai. Jika tidak steril, maka bisa menyebabkan infeksi serius. Belum lagi jika jarum suntik itu digunakan bergantian, bisa menyebarkan penyakit seperti HIV dan hepatitis. Penyuntikan oleh seseorang yang tidak terlatih bisa menyebabkan kerusakan jaringan kulit dan juga cedera yang bisa mengancam jiwa.
(vit/vit)











































