Menurut sang anak, Sharon, orang tuanya tersebut memang tak pernah mau berjauhan semasa hidup. Ke manapun mereka pergi, mereka akan selalu berdekatan dan bergandengan tangan.
"Mereka selalu bersama-sama. Ketika dalam suatu keadaan mereka harus berjauhan, mereka pasti akan menangis," ungkap Sharon, seperti dikutip dari Telegraph.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Ini Dia Rahasia Orang Tertua di Inggris Tetap Bugar di Usia 112 Tahun
Victor didiagnosis dengan kanker pada tahun 2009 dan meninggal pada 8 Februari silam, sementara Elsie kemudian didianosis dengan penyakit jantung dan penyakit paru obstruktif kronik. Ia meninggal 9 hari setelah kepergian Victor, tepatnya pada tanggal 17 Februari lalu.
"Ibu harus selalu berada di kursi roda, oleh sebab itu ia tak pernah bisa menjenguk Victor di rumah sakit. Kondisi ini membuatnya sangat kesal. Kami berusaha mencari cara agar mereka bisa bertemu, namun ayah meninggal pada malam harinya," tutur Sharon.
Seperti dikutip dari Mirror, Selasa (3/3/2015), keluarga kemudian sepakat untuk membuat peti mati khusus supaya Victor dan Elsie bisa dimakamkan bersebelahan dan bergandengan tangan. Sesuai rencana, keduanya kemudian dimakamkan di Grenoside Crematorium, Inggris.
Baca juga: Idap Tumor Otak, Wanita Ini 'Pilih' Tanggal Kematiannya Sendiri
(Ajeng Anastasia Kinanti/Nurvita Indarini)










































