Saat lahir, ibu Aditya, Neetu Mishra mengatakan kondisi putranya sehat-sehat saja. Namun, lambat laun mata kanan Aditya membesar dan lama-kelamaan, muncullah tumor di wajahnya. Dikatakan Neetu, kelopak mata kanan Aditnya membesar dan menutupi matanya hingga ia sulit melihat.
"Dia sangat ingin sekolah seperti adiknya, tapi tidak bisa. Jangankan sekolah, ketika bermain saja anak-anak lain pasti akan lari karena takut melihat kondisi Aditya," tutur Neetu, dikutip dari berbagai sumber, Jumat (6/3/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketakutan terburuk Neetu yakni jikalau tumor di wajah Aditya makin besar dan hidup putranya itu makin terisolasi. Dengan tumor di wajahnya, Aditya juga sering mengeluh sakit kepala dan nyeri hebat di dahi kanannya.
Terkadang, selama berhari-hari ia tidak mau makan dan minum, karena yang dilakukan Aditya hanya menahan rasa sakit dan menangis. Untuk mengatasi kondisi itu, dokter mengatakan Aditya harus menjalani serangkaian operasi.
Berkat bantuan keluarga dan teman-teman serta warga sekitar, Neetu dan suaminya, Niraj Mishra berhasil mendapatkan dana sebesar Rp 19 juta untuk operasi pertama Aditya yang rencananya akan dilakukan pada bulan November tahun ini. Setelah menjalani operasi pertama, diperkirakan Aditya harus melakukan lima kali operasi lagi.
"Untuk mengubah wajahnya kembali normal kami kira-kira masih membutuhkan dana Rp 145 juta lagi. Semoga ada orang yang berbaik hati pada putra kami. Setelah operasi, dia juga harus kontrol tiap 4-5 bulan sekali selama 2 sampai 3 tahun," papar Neetu.
Baca juga: Muka Jadi 'Berantakan' karena Tumor Besar Tumbuh di Wajah
(rdn/vta)











































