Mimisan Hebat Dikira Alergi, Ibu Satu Anak Ini Ternyata Kena Kanker

True Story

Mimisan Hebat Dikira Alergi, Ibu Satu Anak Ini Ternyata Kena Kanker

Rahma Lilahi Sativa - detikHealth
Kamis, 02 Jul 2015 08:31 WIB
Mimisan Hebat Dikira Alergi, Ibu Satu Anak Ini Ternyata Kena Kanker
Foto: Caters
Essex, Inggris -

Mimisan hebat, ibu muda ini dikira hanya terkena hay fever atau alergi musim semi. Serbuk bunga yang bertebaran di luar sana masuk ke hidung dan melukainya secara terus-menerus. Tapi ternyata anggapan itu keliru.

Suatu ketika Jannine McHaffie tiba-tiba mengalami mimisan hebat. Ia kemudian memutuskan untuk memeriksakan dirinya ke dokter, tepatnya di tahun 2014. "Ia bilang itu hanya karena alergi musim semi, dan tak ada yang bisa lakukan," tutur Jannine.

Beberapa bulan kemudian, Jannine kembali menemui sang dokter dengan keluhan yang sama. Ia mengatakan mimisannya tak kunjung berhenti. Bahkan pada bulan September 2014, ibu satu anak itu menemukan sebuah benjolan sebesar buah stroberi di lubang hidung kanannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi dokter bilang benjolan itu tak perlu dikhawatirkan, hanya polip kecil dan jinak," kata Jannine seperti dikutip dari Metro, Kamis (2/7/2015).

Baca juga: Jadi Sering Mimisan Saat Hamil, Bahaya atau Tidak?

Karena dibiarkan begitu saja, polip itu membesar hingga membuat Jannine sulit bernapas. Di situlah dokter baru memintanya menjalani CT scan, diikuti dengan MRI di Braintree Community Hospital, Essex. Prosedur ini dilanjutkan dengan biopsi di Queen Elizabeth Hospital, Kings Lynn, Norfolk.

Setelah 10 bulan, atau tepatnya pada Februari lalu, dokter memastikan bahwa ibu muda ini mengidap kanker yang disebut dengan 'adenoids cystic carcinoma', atau kanker pada kelenjar saliva, yang juga mempengaruhi daerah di sekitar kepala dan leher.

Konon jenis kanker ini tergolong sangat langka, karena sebagian besar pakar mengaku hanya pernah melihat satu dua kasus serupa di sepanjang karir mereka.

Untuk meredakannya, dokter harus mengangkat sebagian besar mulut Jannine, termasuk gigi atas, rahang kanan atas, dan sebagian tulang pipinya. Jannie yang masih berusia 25 tahun dan baru memiliki satu anak, tentu panik dibuatnya.

"Saya ingin mereka melakukan apapun yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan saya. Karena saya tak mau melewatkan tumbuh kembangnya barang sedetikpun," tegasnya.

Operasi pengangkatan sebagian besar mulut Jannine berlangsung selama 13 jam di Royal Marsden Hospital, London, Mei lalu. "Saya dibius selama tiga hari untuk tiga kali operasi. Setelah operasi yang pertama, tim bedah melihat ada sesuatu yang buruk terjadi di langit-langit mulut saya, dan darah mengalir," paparnya.

Beruntung operasi tersebut berjalan lancar. Meski begitu, Jannine masih harus mendapatkan tindakan operasi lain untuk memperbaiki lubang kecil yang ada di atap mulutnya. Setelah wajahnya pulih, Jannine juga akan menjalani radioterapi untuk meredakan tumornya. Rencananya operasi ini akan berlangsung pada tanggal 6 Juli mendatang.

"Saya sudah bisa pulang dan memulihkan diri sekarang, bahkan beberapa hari lalu saya akhirnya dapat berjalan tanpa kruk lagi," tuturnya.

Baca juga: Mimisan 7 Hari, Ternyata Ada 100 Belatung Hidup di Hidung Pria Ini

(lll/up)

Berita Terkait