Dicerai Istri, Pria Ini Ingin Bunuh Diri dengan Memotong Alat Vitalnya

True Story

Dicerai Istri, Pria Ini Ingin Bunuh Diri dengan Memotong Alat Vitalnya

Rahma Lilahi Sativa - detikHealth
Rabu, 15 Jul 2015 16:45 WIB
Dicerai Istri, Pria Ini Ingin Bunuh Diri dengan Memotong Alat Vitalnya
Foto: People's Daily Online
Guangzhou - Kalap ditinggal cerai oleh istri, pria ini ingin mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Ia memutuskan bunuh diri dengan cara memotong organ vitalnya.

Beberapa waktu yang lalu, seorang pria yang hanya diketahui bernama Mr Chan ditemukan seseorang tengah terbaring tak berdaya di pinggir sebuah sungai di Guangzhou, Tiongkok bagian selatan. Melihat kondisinya yang mengenaskan namun masih bernapas, ia dibawa ke rumah sakit.

Belakangan ketahuan bahwa Mr Chan baru saja terselamatkan dari upaya bunuh diri yang dilakukannya dengan cara memotong kemaluannya. Dalam keadaan mabuk berat, ia sengaja memotong penisnya sendiri, lalu potongannya ia buang ke sungai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pria yang aslinya berasal dari Sichuan, Tiongkok bagian barat itu mengaku alasannya melakukan hal itu adalah karena ia merasa hidupnya menjadi jauh lebih setelah sang istri meminta cerai tiga tahun lalu.

Baca juga: Penis atau Testis Dipotong, Usia Bisa Lebih Panjang 20 Tahun

"Saya sebenarnya punya rumah di Guangzhou, tetapi sekarang saya tak punya apa-apa karena istri saya mendapatkan hak kepemilikan atas rumah tersebut dan anak saya pun ikut bersamanya," tutur Mr Chan seperti dikutip dari People's Daily Online, Rabu (15/7/2015).

Di rumah sakit, dokter mengatakan mereka hanya bisa mengobati luka luar dari cedera yang dialami Mr Chan, namun tak dapat menyambung organ reproduksinya. "Saya hanya merasa pening dan semuanya menjadi buram, tetapi anehnya saya tak merasa ini menyakitkan sama sekali," lanjutnya.

Kini pria berumur 41 tahun itu diperbolehkan keluar dari rumah sakit setelah sempat mendapatkan perawatan intensif.

Bukan sekali ini pria-pria yang menghadapi gugatan cerai atau ditinggalkan pasangannya kemudian memutuskan memotong alat vitalnya sebagai bentuk ungkapan frustrasi yang mereka rasakan. Pada tahun 2014, seorang pria asal Macedonia bernama Oliver Ilic (22) memotong penisnya dan membuangnya ke tempat sampah karena ditinggalkan oleh pasangannya.

Ironisnya, Oliver ditinggalkan kekasihnya karena penisnya dianggap terlalu kecil. Begitu juga yang terjadi pria berusia 50 tahun asal Turki bernama Turgut Oymen. Di perayaan ulang tahun pernikahannya, sang istri malah berselingkuh dengan pria yang usianya 25 tahun lebih muda. Patah hati, Turgut kemudian memotong kemaluannya sendiri dan membuang potongan daging itu ke sungai dekat rumahnya. Ada juga pria di Tiongkok yang nekat memotong penisnya karena depresi tak kunjung memiliki kekasih.

Baca juga: Dianggap Seperti Kebiri, Vasektomi Belum Jadi Kontrasepsi Populer di Indonesia

(lll/ajg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads