Panik Saat Beraksi, Pencuri Tikam Kepala Bayi di Rumah Sakit

True Story

Panik Saat Beraksi, Pencuri Tikam Kepala Bayi di Rumah Sakit

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Kamis, 13 Agu 2015 17:35 WIB
Panik Saat Beraksi, Pencuri Tikam Kepala Bayi di Rumah Sakit
Foto: Sax Rohmer Ltd
Ho Chi Minh - Minggu lalu Vietnam dihebohkan dengan kabar seorang bayi yang tiba-tiba saja ditikam pisau di kepalanya saat sedang dirawat di sebuah rumah sakit.

Bayi milik Vo Thi Hong Duyen ini sedang dirawat di Vinh Long Hospital karena pneumonia atau radang paru-paru yang diidapnya. Suatu ketika sang ibu terbangun pada pukul 03.40 pagi karena suara berisik di kamarnya.

Saat itu juga ia melihat bayangan seseorang yang mencoba mendekati tempat tidur putranya. "Ia tiba-tiba menyerang saya dan kami sempat bergulat, lalu saya mendengar teriakan. Bayi saya menangis dan ada sebuah pisau yang tertancap di kepalanya," kisah Duyen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat itu Duyen pun mulai ikut menangis. Si penyerang kemudian melarikan diri meski ia berhasil diamankan oleh staf rumah sakit. Namun Duyen tahu betul jika penyerangnya adalah seorang pasien wanita yang dirawat satu kamar dengan bayinya. Namanya, Nguyen Thi Van (51).

Nampaknya Van memiliki maksud jahat, yaitu berupaya mencuri barang milik Duyen namun apesnya, ia malah ketahuan. Saat berupaya kabur, Van berhasil diamankan oleh staf rumah sakit.

Diduga panik, Van sempat menikam bayi Duyen yang baru berumur 12 hari dan terbaring tak berdaya itu. Tikaman itu mengenai rongga mata kiri si bayi dan tembus ke otaknya.

Baca juga: Kepala Ditikam Gunting, Jonas Tetap Tenang dan Santai Saat Pergi ke RS

Dengan gerak cepat, staf rumah sakit memindahkan bayi ini ke rumah sakit yang lebih besar, Ho Chi Minh City Children's Hospital No 1 di mana tim dokter di sana berupaya menyelamatkan nyawa si bayi yang berjenis laki-laki namun belum diberi nama ini.

Untuk mengangkat pisau sepanjang 30 cm yang menancap di kepala bayi tersebut, tim dokter mengaku menghabiskan waktu hingga tiga jam lamanya.

"Pisaunya menancap sedalam 11 cm di otak si bayi dan berada pada posisi yang berbahaya bagi otak si bayi. Kalau kami tidak berhati-hati, bukan tidak mungkin bayi ini mengalami paralysis atau kelumpuhan, kegagalan pernapasan, dan bahkan meninggal ketika pisaunya dicabut," terang dr Dao Trung Hieu seperti dikutip dari Mirror, Kamis (13/8/2015).

Beruntung meski ditusuk di rongga mata kirinya, bola mata si bayi tak terkena dampak dari cedera ini dan ia bertahan hidup. Hanya saja Dr Hieu dan timnya khawatir si bayi masih dibayangi risiko pendarahan internal serta infeksi pada otak akibat tikaman pisau.

Tim dokter juga belum dapat memastikan apakah si bayi bisa bertahan hidup lebih lama atau tidak, mengingat luka yang dialaminya sangat serius.

Baca juga: Tega! Gara-gara Gigit Ibu Saat Menyusu, Bayi Ini Ditikam Gunting 90 Kali

(lll/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads