Inspiratif! Meski Lumpuh, Henry Bisa Bikin Lukisan dengan Mulutnya

True Story

Inspiratif! Meski Lumpuh, Henry Bisa Bikin Lukisan dengan Mulutnya

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Senin, 17 Agu 2015 08:05 WIB
Inspiratif! Meski Lumpuh, Henry Bisa Bikin Lukisan dengan Mulutnya
Foto: Henry Fraser/CNN
London - Henry Fraser mampu menghasilkan lukisan seputar dunia olahraga yang mengagumkan. Apalagi, lukisan yang ia hasilkan semuanya digambar dengan menggunakan mulut.

Ya, pria 23 tahun ini mengalami kelumpuhan pada tangan dan kakinya enam tahun lalu, saat ia berusia 17 tahun. Dulunya, Henry adalah remaja yang gemar olahraga, terutama bermain rugby dengan saudaranya Will, Tom, dan Dom. Namun, semuanya berubah ketika ia berlibur ke Portugal.

Kala itu, Henry sedang berlibur ke pantai dan ia menyelam ke dasar laut. Sedang asyik menyelam, tiba-tiba kepala Henry terbentur sesuatu yang amat besar dan tumpul hingga pandangannya mulai gelap. Tangan dan kakinya pun tidak bisa digerakkan. Teman-teman Henry lantas membawa ia ke tepi pantai dan segera melarikan dia ke rumah sakit di Lisbon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui, Henry mengalami patah di empat tulang lehernya. Sayang, dokter di RS gagal untuk meluruskan tulangnya. Ketika mendengar dirinya mengalami kelumpuhan di tangan dan kaki, Henry merasa dunianya hancur. Belum lagi, beberapa hari pasca insiden tersebut, Henry terkena pneumonia dan Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) yang bisa menyebabkan infeksi.

"Setelah agak membaik saya pulang ke Inggris dan dirawat di pusat rehabilitasi khusus cedera tulang belakang di Stoke Mandeville Hospital. Saat berjalan dengan kursi roda dan melihat saya lumpuh, saya sontak menangis terus dan berkata mengapa semua ini harus terjadi pada saya," tutur Henry kepada CNN dan dikutip pada Senin (17/8/2015).

Enam bulan setelah pulang dari RS, Henry sudah bisa merasa nyaman dengan dirinya. Ayah dan ibu Henry, Andrew dan Francesca juga selalu berada di sisi putranya juga memberi dukungan. Kondisi Henry pasca kecelakaan juga kerpa menjadi bahan candaan saudaranya.

"Ya, ini karena saya sekarang sudah tidak bisa lari secepat dulu lagi. Tapi tak apa, lelucon itu bisa menghibur saya dan keluarga," ujar Henry.

Selama di rumah, Henry tak bisa 'bermain-main' dengan suhu. Ketika musim dingin, ia harus tetap berada di dalam rumah dan saat musim panas, sebisa mungkin ia menghindari overheating. Jika ingin keluar rumah pun, ia hanya bisa terpapar sinar matahari selama 30 menit.

Diam saja di rumah membuat Henry bosan. Ia lantas mencoba melukis. Mewarisi bakat seni dari kedua orang tuanya, Henry mampu menghasilkan lukisan fantastis terutama yang berbau olahraga. Meskipun, awalnya ia hanya menggambar di iPad, tapi lama-kelamaan Henry mulai fasih menggambar dengan pensil.

Baca juga: Meski Lahir Tanpa Tangan dan Kaki, Wanita Ini Jago Melukis dan Berdandan

Hasil karya Henry sukses membuatnya tenar bak selebriti. Suatu ketika, Henry pernah melukis pegolf nomor wahid di dunia, Rory McIlroy. Lukisan tersebut membuat McIlroy menyumbangkan beberapa peralatan golfnya di kegiatan amal dalam peringatan hari golf.

Dari bidang sepak bola, pesepak bola Thierry Henry yang bertemu Henry di laga Arsenal musim lalu pun memposting hasil karya Henry di twitternya. Retweet pun didapat Henry ketika ia mengunggah lukisan sprinter asal Jamaika, Usain Bolt.

"Sangat mengagumkan ternyata saya bisa menghasilkan karya yang luar biasa, Bahkan Jonny Wilkinson dan David Beckham juga mengenal saya," ucap Henry.

Untuk melukis, biasanya Henry akan melihat contoh gambar dan membuat sketsanya terlebih dulu dengan pensil. Setelah sketsa yang dibuat dirasa tepat, baru ia mengaplikasikan cat warna. Ia pun lebih senang menggambar wajah orang. Dimulai dengan membuat mata, Henry berusaha menghasilkan gambar dengan detail yang sesuai dengan sosok aslinya.

"Pemenang medali emas olimpiade, Jessica Ennis-Hill, pemenang dua kali Tour de France, Chris Froome, atlet sepeda Chris Hoym dan petenis Roger Federer bahkan pernah melihat karya saya secara langsung dan mereka memotretnya. Saya amat bangga," tutur Henry.

Baca juga: Lahir Tanpa Lengan dan Paru Kiri, Pria Ini Jago Push-Up dan Angkat Beban

Tahun ini, Henry sudah menandatangani kontrak dengan koran The Times di mana ia diminta membuat ilustrasi selama kejuaraan dunia rugby yang akan dilaksanakan tahun ini di Inggris dan Wales. Dalam keseharian, Henry juga kerap menjadi motivator di acara seminar.

Ada pula orang yang ingin berkenalan dengannya melalui email dan meminta nasihat untuk memotivasi anggota keluarga yang juga mengalami hal serupa dengan Henry. Bahkan, ada wanita yang mengaku sudah berhenti mengonsumsi obat-obatan serta alkohol setelah mendengar cerita Henry.

"Saya berusaha untuk tidak fokus pada apa yang tidak bisa saya lakukan, tetapi pada apa yang bisa saya lakukan. Saya memiliki orang yang hebat di sekitar saya dan saya memang harus mensyukuri hidup saya karena segala hal dalam hidup ini amat sayang untuk dilewatkan," kata Henry. (rdn/up)

Berita Terkait