Penasaran, ibu Dandan membawanya ke sebuah rumah sakit di Provinsi Fujian, Tiongkok bagian timur. Di sanalah mereka menemukan keanehan pada bulu mata Dandan.
Baca juga: Sering Selfie Bisa Tularkan Kutu Rambut, Benarkah?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah diperiksa lebih mendalam, ternyata itu adalah cairan yang dikeluarkan oleh kutu rambut yang khusus menghinggapi bulu mata. "Inilah penyebabnya mata pasien terasa gatal," imbuh Zhaosheng seperti dikutip dari Foxnews, Kamis (3/9/2015).
Untuk mengatasinya, dokter terpaksa mencabuti seluruh bulu mata Dandan, lalu seluruh area di sekitar matanya dibersihkan dengan disinfektan, terutama di sekitaran kelopak.
Zhaosheng lantas menjelaskan bahwa infeksi ini kemungkinan besar terjadi karena Dandan jarang ganti baju atau mandi. Bisa juga karena sprei di kamarnya jarang diganti. Maka dari itu, direktur bagian mata di First Affiliated Hospital of Xiamen University tersebut menyarankan kepada orang tua Dandan agar anak ini diperhatikan kebiasaan mandinya, dan dipastikan untuk mandi secara teratur.
Namun Zhaosheng mengakui selama berkarir 20 tahun, Dandan diakui sebagai pasien termuda yang pernah ia tangani karena infeksi parasit seperti ini.
Baca juga: Disenangi Jamur, Kaki Lembap dan Jari Dempet Berisiko Kutu Air
Insiden yang hampir mirip juga terjadi di Shandong, Tiongkok beberapa waktu lalu. Bedanya, pada kasus ini ditemukan kutu rambut di sekitar kelopak mata seorang wanita.
Saat dirawat di rumah sakit karena stroke, tiba-tiba saja wanita yang hanya diketahui bernama Ms Zhang itu mengeluhkan mata kirinya yang gatal dan sering mengeluarkan cairan berwarna keputihan di dekat matanya. Setelah dua hari ditahan, ia meminta putranya untuk mengecek.
Putranya mengaku melihat sesuatu yang bergerak-gerak di kelopak mata sang ibu. Dan setelah dokter dipanggil, ditemukan 20-an kutu rambut di bawah kelopak mata Zhang. (lll/up)











































