Kisah Katey, Selama 30 Tahun Lebih Cuma Bisa Makan Telur dan Keripik

True Story

Kisah Katey, Selama 30 Tahun Lebih Cuma Bisa Makan Telur dan Keripik

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Selasa, 06 Okt 2015 11:01 WIB
Kisah Katey, Selama 30 Tahun Lebih Cuma Bisa Makan Telur dan Keripik
Foto: mirror
Coventry - Sejak usia enam tahun, Katey Loughran (37) hanya bisa makan keripik dan telur. Jika ia dipaksa untuk mengasup makanan lain, Katey justru mengalami serangan panik dan bahkan muntah. Menyerah pada keadaan, Katey pun hanya mengonsumsi telur dan keripik selama lebih dari 30 tahun.

Bahkan, di hari pernikahannya dengan John, Katey tetap menyantap telur dan keripik ketika para tamu menikmati hidangan yang cukup mewah. Ya, selama ini Katey mengidap Selective Eating Disorder (SED). Ia mengatakan, kondisi itu dipengaruhi oleh kebiasaan makan sang kakak.

"Dulu saya sering melihat kakak saya makan telur dan keripik. Sampai usia enam tahun saya tidak mau lagi mencoba makanan lain. Padahal, kakak saya normal dan ia bisa menyantap makanan lainnya," tutur Katey, seperti dikutip dari Mirror pada Selasa (6/10/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SED yang diidap Katey membuat ia kesulitan ketika bersosialisasi dengan orang sekitar. Ibu dua anak itu sering menolak ajakan temannya untuk makan di restoran atau sekadar berkumpul di rumah salah satu teman. Ketika berlibur bersama keluarganya ke Meksiko pun, Katey harus memastikan bahwa restoran tempat mereka makan menyediakan keripik dan telur.

Katey kecil sempat dibawa oleh orang tuanya ke dokter dan ahli gizi. Namun, tidak membuahkan hasil hingga Katey dan keluarganya berusaha menerima kebiasaan makan Katey. Meski demikian, Katey mengaku belum pernah mengalami masalah pencernaan terkait kebiasaan makannya itu.

"Salah satu cara agar saya tidak merasa malu ketika hanya makan telur dan keripik di depan umum, yakni berusaha menertawakan diri saya sendiri. Tapi, saya tetap saja merasa kecewa dengan diri saya. Agar apa yang saya alami tidak menular ke anak-anak, saya selalu makan terpisah dengan mereka," lanjut Katey.

Baca juga: Tak Doyan Makanan Padat, Bocah 11 Tahun Ini Cuma Mau Minum Milkshake

Sekitar satu tahun lalu, Katey bertemu dengan hipnoterapis di  Coventry and Harley Street, David Kilmurry. Menggunakan teknik hipnotis, Kilmurry berusaha memperkenalkan Katey dengan makanan dasar seperti buah dan sayur. Perlahan tapi pasti, Katey mulai bisa menerima rasa baru di mulutnya. Kini, Katey mulai mencoba kacang panggang, brokoli, dan kacang hijau.

Kilmurry sendiri tak bisa membayangkan bagaiamana perasaan Katey ketika di hari pernikahannya, orang lain bisa menikmati beragam makanan mewah, tapi dirinya justru hanya menyantap keripik dan telur. Namun, Kilmurry turut bahagia karena Katey saat ini sudah bisa mengonsumsi beragam makanan.

"Setelah melewati beberapa sesi hipnoterapi, dia sudah bisa makan pir, bayam, kacang-kacangan dan biji-bijian, yoghurt, timun, pisang, apel, dan makanan sehat lain yang ia masukkan dalam menu sehari-harinya," kata Kilmurry.

Mengalami perubahan besar dalam dirinya di mana sudah bisa mengonsumsi beragam makanan, Katey ingin sekali menghabiskan waktu bersama keluarganya di sebuah restoran untuk menyantap berbagai jenis makanan.

Baca juga: Fobia Tersedak, Bocah 7 Tahun Ini Cuma Mau Makan Sup Setiap Hari

(rdn/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads