Konon perlakuan buruk ini dihadapi Gage selama bertahun-tahun, dan ia berusaha menahan diri. Lama-kelamaan, Gage mulai mogok sekolah.
"Lalu saya sering mendapatinya menatap ke cermin dan berusaha melipat telinganya. Saat ia merasa gugup atau marah, ia juga berulang kali menjewer kupingnya sendiri," kata sang ayah, Timothy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun karena tak punya biaya, Timothy sempat kebingungan dan tak tahu harus kemana untuk mencari solusi bagi putranya. Hingga akhirnya ia bertemu dengan Dr Steven Mobley.
Ahli bedah plastik wajah itu kebetulan juga mengelola Mobley Foundation for Charitable Surgery yang berbasis di Salt Lake City, Utah. Rupanya yayasan ini memang memberikan operasi plastik gratis untuk anak-anak usia sekolah yang sering mengalami bullying akibat kondisi fisiknya.
Namun Dr Mobley memastikan, yayasannya hanya akan membantu anak-anak dari keluarga yang tak mampu. "Yang ingin saya tekankan di sini adalah saya tidak mempromosikan agar anak-anak mendapatkan bedah plastik, dan setiap upaya yang kami lakukan didasarkan pada keputusan bersama antara pasien dan keluarganya," tandasnya.
![]() |
Banyak pasien yang tetap mempertahankan bentuk telinganya dan berusaha menjadikannya motivasi di tengah bullying yang dihadapinya. Di sisi lain, banyak juga pasien yang benar-benar terpukul karena kondisi itu. "Kami ingin agar mereka tidak merasa malu ketika menginginkan prosedur ini, karena ini akan mengembalikan kepercayaan diri mereka," lanjutnya.
Timothy dan istrinya pun memastikan, sebelum operasi, Gage juga diajak berdiskusi tentang prosedur tersebut. Mereka mengatakan bahwa operasi itu adalah untuk memperbaiki bentuk telinganya, dan hanya akan berlangsung selama 2 jam saja.
"Ia sangat gembira, tapi kami memang membiarkannya memutuskan sendiri. Kami tak mungkin memaksanya," ungkap Timothy.
Baca juga: Riset Ilmiah Buktikan Telinga Capang Lebih 'Cute' dan Menggemaskan
Gayung bersambut. Setelah itu Gage harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dr Mobley. Ia harus memastikan kesiapan fisik dan mental bocah berumur 6 tahun itu.
Dirasa siap, operasi pun akhirnya digelar pada bulan September lalu. Uniknya, Gage juga membawa serta boneka macan kesayangannya yang bernama 'Tygie' untuk menemaninya. Rupanya Tygie juga mendapatkan 'operasi' serupa.
Barulah dua hari kemudian, Gage diperlihatkan bentuk telinganya yang baru. "Saat itu ia tersenyum lebar sekali, dan keduanya orang tuanya tampak lega," timpal Dr Mobley.
Meski langsung diperbolehkan pulang, sampai saat ini Dr Mobley terus memantau keadaan Gage lewat orang tuanya. Rencananya dua bulan selepas operasi, Gage harus dibawa kembali ke tempat Dr Mobley untuk melakukan pengecekan terakhir.
"Benar saja, setelah operasi, kepercayaan diri Gage langsung melonjak kembali. Teman-temannya bahkan terus bertambah setiap harinya," tutup Timothy penuh syukur.
![]() |
Baca juga: Setelah 4 Tahun, Elijah Bisa Masuk Sekolah dengan Sepasang Telinga Baru
(lll/up)













































