Kisah Melinda, Pengidap Fobia Hamil yang Ingin Punya Anak

True Story

Kisah Melinda, Pengidap Fobia Hamil yang Ingin Punya Anak

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Selasa, 10 Nov 2015 16:50 WIB
Kisah Melinda, Pengidap Fobia Hamil yang Ingin Punya Anak
Foto: that's life Magazine
Brisbane - Melinda Gottardo tak tahu persis mulai kapan ia merasa fobia pada kehamilan. Padahal ia sendiri bermimpi untuk menikah dan mempunyai anak sendiri.

Namun ketakutan ini justru makin buruk seiring dengan pertambahan usianya. "Ketika teman-teman saya memiliki bayi, dan mereka membicarakan hal itu, saya tak kuasa mendengarnya," tutur Melinda seperti dikutip dari Courier Mail, Selasa (10/11/2015).

Hari-hari Melinda pun dihabiskan untuk menghindari teman-temannya yang sedang berbadan dua. Sebab, jangankan untuk hamil, melihat seorang wanita berperut buncit karena hamil saja sudah cukup membuat Melinda mual, sesak napas ataupun pingsan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun semua berubah semenjak Melinda bertemu dengan suaminya, Chris Manz. Kebetulan Chris juga ingin memiliki buah hati bersama Melinda, sehingga memotivasi wanita ini untuk menghadapi ketakutannya sendiri.

Baca juga: Ketika si Fobia Hamil Harus Mengandung

Setelah dinyatakan hamil pada November tahun lalu, Melinda pun sempat panik. "Sebenarnya bukan karena penambahan berat badannya, atau bayinya, tetapi saya tidak dapat membayangkan ada seorang wanita yang kehilangan kendali pada tubuhnya karena ada manusia kecil di dalamnya," jelas Melinda.

Ia pun mengutarakan keadaannya pada sang dokter. Ketika pertama kali menjalani check-up kehamilan, Melinda menggambarkan hari itu penuh dengan 'air mata dan teror'.

Wanita yang berprofesi sebagai guru itu dirujuk untuk ditangani oleh sebuah tim perinatal khusus di Royal Brisbane and Women's Hospital. Di situlah dokter mendiagnosis Melinda dengan tokophobia, atau istilah yang dipakai untuk menyebut mereka yang fobia pada proses kehamilan dan juga persalinan. Fobia ini tergolong langka, karena diperkirakan hanya terjadi pada 8 persen wanita saja.

Tokophobia biasa ditemukan pada wanita yang takut dengan rasa sakit akibat melahirkan, meskipun belum pernah mengalaminya, atau wanita yang memiliki pengalaman traumatis dengan persalinan.

Rupanya selain ketakutan melihat perut yang menggelembung karena hamil secara telanjang, Melinda juga tak kuasa bila perutnya dipegang-pegang oleh dokter ataupun orang lain.

Melinda, Chris dan juga putra mereka, Max (Foto: that's life Magazine)

Wanita berumur 38 tahun itu pun menjalani masa-masa kehamilannya dengan rutin berkunjung ke psikolog. Melihat kondisinya, tim dokter lantas memutuskan agar Melinda sebaiknya tidak melahirkan secara alami, melainkan dengan tindakan bedah caesar.

Menjelang persalinan, Melinda sendiri masih begitu ketakutan, tetapi ia berupaya keras agar terlihat gembira. Melinda akhirnya melahirkan anak pertamanya pada bulan Juni lalu. Bangun-bangun, Melinda kemudian dipertemukan dengan bayinya, Max.

Saat itulah ia menyadari bahwa ketakutan dan kecemasan yang ia rasakan selama ini terbayar begitu melihat wajah Max.

"Saya nyaris saja membiarkan fobia ini menghambat diri saya untuk menjadi seorang ibu," katanya.

Baca juga: Ingin Punya Anak, Wanita Ini Mati-matian Sembuhkan Diri dari Fobia Muntah (lll/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads