Perjuangan Camilla Lawan Lemah Otot demi Buah Hatinya

True Story

Perjuangan Camilla Lawan Lemah Otot demi Buah Hatinya

Nurvita Indarini - detikHealth
Kamis, 10 Des 2015 16:30 WIB
Perjuangan Camilla Lawan Lemah Otot demi Buah Hatinya
Foto: Claudia Gori
Randers, Denmark - Bahagianya mereka yang lahir sehat dan kuat, bisa berjalan ke sana ke mari dengan leluasa. Dengan kekuatannya bahkan bisa menemani anaknya bermain di taman, ikut menemani bermain sepakbola atau sekadar bersepeda bersama. Kesempurnaan fisik itu tak dimiliki Camilla.

Tapi seringkali cinta membuat seseorang lebih kuat dari yang disangka. Itu pula yang terlihat dari Camilla. Dia begitu mencintai pasangan dan ketiga anaknya. Sehingga distrofi otot yang dialami tidak membuatnya putus ada. Dia berusaha sebaik-baiknya agar menjadi ibu yang hebat.

Keseharian Camilla diabadikan fotografer Claudia Gori. Claudia mengabadikan gambar Camilla sebagai bagian dari projeknya di Danish School of Media and Journalism di Aarhus, Denmark. Dia berharap bisa menangkap kehidupan sehari-hari orang dengan keterbatasan fisik sehingga bisa memberikan inspirasi pada orang banyak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari mengikuti aktivitas sehari-hari Camilla, Claudia tahu benar bahwa Camilla harus berjuang ekstra keras. Suatu kali Claudia memotret Camilla yang merendahkan dirinya ke lantai di samping kedua bayi kembarnya yang pada Desember 2014 lalu masih berusia 5 bulan.

Terlihat Camilla meringkuk di lantai saat memeluk bayinya. Seberapa keras upaya Camilla mengangkat bayi mungil itu, tetap saja tidak bisa dilakukan. Demikian dikutip dari CNN, Kamis (10/12/2015).

"Saya melihat dalam satu gerakan ada perjuangan sekaligus sesuatu yang manis," ujar Claudia.

Baca juga: Idap Distrofi Otot, Wanita Ini Jadi 'Boneka Barbie Hidup' di Dunia Nyata

"Foto itu menyentuh saya dengan cara yang sangat intim," imbuhnya.

Perempuan 34 tahun itu kini tinggal bersama pasangannya, anak sulungnya yang berusia empat tahun dan si kembar. Saat ini si kembar sudah berusia 17 bulan.

Di dunia ini ada banyak jenis distrofi otot, namun untuk kasus Camilla belum diketahui jenis distrofi otot mana yang dia alami. Yang jelas kondisi itu membuat dirinya lemah dan hilang massa otot. Karena kondisi itu pula, Camilla sulit berjalan-jalan.

Untuk keperluan di luar rumah, dia pergi mengendarai skuter khusus. Sementara di rumah, sulit bagi Camilla menjalankan kegiatan tanpa bantuan. Karena itu dia secara teratur menjalani terapi fisik.

Di mata Claudia, Camila begitu bahagia melakukan semua kegiatannya. "Semua perjuangan tidak ada artinya jika tidak ada semangat positif," imbuhnya.

Baca juga: Bisa Tarantula Sembuhkan Lemah Otot?


(vit/rdn)

Berita Terkait