Kisah Sa'fyre, Bocah yang Alami Luka Bakar Parah

True Story

Kisah Sa'fyre, Bocah yang Alami Luka Bakar Parah

Nurvita Indarini - detikHealth
Jumat, 11 Des 2015 12:12 WIB
Kisah Safyre, Bocah yang Alami Luka Bakar Parah
Foto: Facebook Safyre Schenectady's Super Survivor
New York - Sa'fyre Terry saat itu baru berusia sekitar 5 tahun, saat kebakaran hebat melanda rumah kontrakannya. Ayah dan ketiga adiknya tewas dalam peristiwa itu. Beruntung, Safyre yang turut berada di dalam rumah bisa selamat meski mengalami luka bakar parah.

Luka bakar parah itu membuat wajah Sa'fyre benar-benar berubah. Maklum 75 persen tubuhnya mengalami luka bakar. Belum lagi tangan kanan dan kaki kirinya harus diamputasi. Sejak saat itu, hidup Sa'fyre memang berubah.

Sa'fyre lantas tinggal bersama keluarga bibinya, Liz Dolder. Di bulan Desember menjelang Natal ini, sang bibi membeli pohon Natal, yang mana di situ bisa digantung banyak kartu ucapan. Melihat pohon Natal yang masih sepi kartu ucapan, Sa'fyre pun berniat mengumpulkan kartu natal sebanyak-banyaknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kevin Clark, salah seorang kerabat membantu merealisasikan keinginan Sa'fyre melalui postingannya di Facebook. "Saya berharap teman-teman berkenan menulis dan mengirim kartu Natal untuk Safyre sehingga dia bisa menggantungkannya di pohon," tulis Kevin pada Jumat (4/12/2015).

Dalam postingan dicantumkan pula alamat pengiriman yakni: Sa'fyre Terry, P.O. Box 6126 Schenectady, NY 12306.


Sa'fyre dengan pohon natal yang bisa digantung kartu ucapan (Foto: Facebook)


Baca juga: Bocah 9 Tahun Ini Punya Hidung Lagi Berkat Printer 3D

Di dunia ini masih banyak orang baik, terbukti orang-orang tidak sekadar memberikan kartu ucapan Natal, tapi juga menyisihkan dana untuk membantu kehidupan Sa'fyre. Hingga tanggal 8 Desember telah terkumpul uang sebanyak $ 70 ribu atau sekitar Rp 977 juta. Sementara itu Sa'fyre juga kebanjiran kartu Natal.

Sebelumya, kerabat mereka, Christine DelGallo juga melakukan penggalangan dana untuk membantu Sa'fyre dan keluarga bibinya melalui Youcaring. Dalam situs tersebut disebutkan keluarga bibi Sa'fyre membutuhkan uang untuk bertahan hidup. Sebab sang paman baru saja menjalani operasi lengan sehingga tidak bisa bekerja beberapa bulan. Sementara itu sang bibi harus bolak-balik mengantar Sa'fyre ke rumah sakit untuk perawatan akibat luka bakar yang dialaminya. Selain itu paman dan bibi ingin memastikan pendidikan Sa'fyre dan kedua anak kembarnya berjalan dengan baik.


Sa'fyre tetap semangat meski alami luka bakar parah (Foto: Facebook)


Update kondisi Sa'fyre sendiri bisa diakses melalui laman Facebook Safyre Schenectady's Super Survivor. Wajah bocah 8 tahun itu mungkin jelas berbeda ketimbang wajah-wajah bocah lain. Luka bakar merenggut wajah manisnya. Meski demikian, masih banyak orang yang peduli dan menyayangi Sa'fyre, menumbuhkan semangatnya untuk tetap menjalani hidup dengan kepala tegak.


Sa'fyre sebelum mengalami luka bakar (Foto: Facebook)
(vit/rdn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads