Dikutip dari Daily Mail dan Mirror, bayi itu dilahirkan perempuan berusia 32 tahun bernama Savita di Amroha, Uttar Pradesh, India utara. Si bayi lahir dengan proses kelahiran normal. Namun bayi tersebut meninggal karena gagal jantung, di usia dua hari.
dr Kusum Lata, seorang ginekolog di Sai Nursing Home menyebut komplikasi yang dialami si bayi terjadi akibat kebiasaan makan ibu yang tidak baik selama kehamilan. "Itu makanya dokter menekankan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan wanita selama kehamilan sehingga kita bisa mencoba memandu ibu, dengan harapan menghindari kelainan kelahiran tersebut," tuturnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu dokter menyebut mata bayi yang terlihat begitu menonjol merupakan dampak dari kepala yang tidak terbentuk sempurna. Otak si bayi juga tidak terbentuk sempurna saat di dalam rahim. Bahkan tempurung kepala bayi dalam keadaan terbuka.
Selain itu pada saat lahir, tidak seperti bayi-bayi pada umumnya, bayi ini tidak menangis dan bergerak. Jantungnyalah yang menjaga bayi ini tetap hidup sampai dilahirkan.
Pada saat proses melahirkan, menurut dr Lata, sang ibu mengalami kesulitan lantaran kehilangan banyak cairan dan darah. Karena itu suatu keajaiban ibu dan bayi selamat saat proses melahirkan, meskipun pada akhirnya si kecil meninggal.
Bayi tersebut merupakan anak keempat. Sementara ketiga kakaknya tumbuh dan berkembang dengan baik.
Baca juga: Posisi Tidur Bayi Bisa Sebabkan Sindrom Kepala Datar
(vit/lll)











































