Beberapa hasil karya Ratri telah dipamerkan dalam gelaran karya anak. Sang ibu, Olivia Maya Shitaresmi (44) yang tergabung dalam Persatuan Orangtua Anak dengan Down syndrome (POTADS) mengatakan memang untuk anak dengan DS bekal keahlian adalah sesuatu yang penting untuk bisa hidup mandiri. Oleh karena itu keluarga sangat mendukung Ratri ketika dirinya menunjukkan minat ingin melukis.
"Mewarnai menjadi kegemarannya dengan corat-coret semaunya. Setelah kelas 5 di sekolah SLB Wimar Asih ikut ekstrakurikuler menggambar atas kemauannya sendiri. Sejak kelas 8 pindah sekolah mulai les di sanggar lukis daerah Rawamangun juga atas kemauannya sendiri," kata Olivia kepada detikHealth beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lukisan Ratri (Foto: dok. keluarga) |
Baca juga: Bisa Dilatih & Mandiri, Anak dengan Down Syndrome Tak Perlu Disembunyikan
Dorongan Ratri untuk melukis dikatakan oleh Olivia mungkin dipengaruhi juga oleh sang ayah yang bekerja sebagai seorang desainer grafis. Di kediamannya di daerah Utan Kayu, Jakarta Timur, interior rumah penuh terisi oleh beragam karya seni yang beberapa di antaranya hasil bikinan sendiri.
"Waktu anak ngomong 'bu aku ingin melukis,' wah saya senang banget. Saya langsung ngomong 'oh iyah-iyah nanti ibu carikan ya tempat melukis,'" kenang Olivia.
"Sekarang dia agak malas-malasan sekolahnya karena baru pindah ke sekolah lain. Saya nggak paksakan karena untuk pembelajaran formal anak dengan down syndrome itu untuk saya sebetulnya tidak terlalu nomor satu," pungkasnya.
![]() Lukisan Ratri (Foto: dok. keluarga) |
Baca juga: Ini Adi, Penyandang Down Syndrome yang Kini Jadi Mahasiswa IPB
(fds/vit)












































Lukisan Ratri (Foto: dok. keluarga)