Selasa, 17 Mei 2016 11:35 WIB

True Story

Inspiratif! Jin Jadi Tukang Reparasi Sepeda Meski Tak Punya Kaki dan 9 Jari

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: chinanews Foto: chinanews
Jilin, China - Sekitar 23 tahun lalu, Yue Jin mengalami kecelakaan ketika ia hendak memotong kayu bakar di salah satu pegunungan di provinsi Jilin. Tanpa diduga, Jin tiba-tiba jatuh ke lembah.

Luka yang dialami ayah satu anak ini cukup parah hingga dokter terpaksa mengamputasi kedua kakinya. Tak hanya itu, luka yang dialami juga membuat Jin harus kehilangan 9 jarinya. Bagi pria yang mencari nafkah dengan mengandalkan tangannya, kejadian itu pastinya membuat Jin terpuruk. Ia merasa hidupnya sudah berakhir.

Masalah belum berhenti sampai di situ. Tiga hari setelah melahirkan, istri Jin meninggal dunia. Jin pun harus mengurus putrinya seorang diri. Dengan tangan dan kaki yang sudah tidak lengkap, awalnya Jin memilih menjadi pengemis, sementara sang putri ia titipkan pada tetangga.



Baca juga: Menyentuh! Perjuangan Dokter Tanpa Kaki Membantu Lebih dari 1.000 Pasien

"Tapi lama-lama saya merasa jengah harus meminta-minta pada orang asing. Hingga akhirnya saya nekat menggunakan sisa uang tabungan saya sekitar Rp 1,4 juta untuk membeli perkakas untuk memperbaiki sepeda. Saya juga ikut sedikit pelatihan reparasi sepeda," kata Jin seperti dilaporkan China News.

Bisa dibayangkan, memegang perkakas hanya dengan satu jari pasti amat sulit. Tapi, dengan penuh kegigihan dan semangat, akhirnya Jin terbiasa mengutak-atik perkakas reparasi dengan mengandalkan satu jari dan pergelangan tangannya. Usaha Jin membuahkan hasil sebab kini ia sudah memiliki bengkel sepeda sendiri.

Dari mereparasi sepeda, Jin bisa mendapat uang yang cukup untuk menopang kehidupannya. Sementara, putri Jin sudah menikah. Meski sempat ditawari anaknya untuk tinggal bersama, tapi Jin memilih untuk tinggal sendiri. Apa yang dilakukan Jin ini menjadi viral di China dan berhasil menginspirasi jutaan orang.

Berkat kegigihannya dan tidak pernah putus asa, Jin membuktikan kondisi tubuh yang tidak utuh tidak menghalangi dia untuk tetap mengejar tujuan hidupnya.

Baca juga: Dan Nevins, Veteran Perang yang Jadi Guru Yoga Usai Kehilangan Kaki

(rdn/vit)