Sabtu, 06 Agu 2016 12:04 WIB

True Story

Tubuh Kuning dan Perut Membesar, Anak Ini Ternyata Kena Neuroblastoma

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Furqon (Foto: Puti Aini) Furqon (Foto: Puti Aini)
Jakarta - Bocah laki-laki itu bernama Furqon. Di usia 7 tahun, ia terjatuh dari sepedanya hingga mengalami luka di area perut. Setelah itu, Furqon demam dan buang air besar (BAB)-nya jadi tidak teratur.

Melihat kondisi Furqon, sang ibu, Suroha mengantarkan putranya ke puskesmas untuk berobat. Setelah berobat, kondisi Furqon tak kunjung membaik. Tubuhnya justru makin kurus dengan kulit kekuningan dan perut yang membesar.

"Nggak curiga apa-apa, kalau di kampung cuma mikir takutnya salah makan atau apa," tutur Suroha saat ditemui di rumah singgah pasien kanker anak, Rumah Anyo, Jl Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, baru-baru ini.

Furqon sempat menjalani perawatan di beberapa rumah sakit. Namun, belum ada kepastian dari tim medis penyakit apa yang sebenarnya dialami Furqon. "Dokter cuma bilang bengkak-bengkak, liver, ada yang bilang ginjalnya bermasalah, lambungnya juga," terang Suroha.

Akhirnya jawaban pun datang setelah dua tahun. Furqon didiagnosis mengalami kanker, meskipun pihak rumah sakit belum menyebutkan jenis kanker yang dialami Furqon.

Baca juga: Dikira Saraf Terjepit, Pria Ini Ternyata Mengidap Kanker Tulang

"Terakhir saya masuk rumah sakit swasta yang tidak menerima Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), mereka minta tindakan operasi. Saya dan keluarga bingung, mau nggak mau jual rumah walaupun nggak bagus-bagus banget bisa untuk (membayar biaya) operasi," cerita Suroha.

Setelah menjalani perawatan selama dua bulan, Furqon diizinkan untuk pulang. Sayang, Furqon mengalami pendarahan dari mulut, hidung, dan mata. Luka bekas operasinya pun mengalami perdarahan.

"Furqon saat itu kesakitan hingga menjerit-jerit. Perasaan saya hancur banget, sempat mikir kenapa anak saya begitu. Tapi ini ujian dari Allah jadi harus terima," sambung Suroha sambil menahan air mata saat menceritakan kondisi sang anak.

Setelah dirujuk ke rumah sakit Dharmais, dokter mendiagnosis Furqon dengan neuroblastoma atau kanker saraf. Kondisi Furqon yang mengalami pembengkakkan di wajah ini membuat hati Suroha sedih.

Sekarang Suroha hanya menunggu keajaiban dari Tuhan. Ia menerima semua yang terjadi dan menurutnya itu adalah ujian dari Tuhan agar umat-Nya menjadi lebih baik.

"Penyakit itu juga sebuah rezeki. Kita ambil hikmahnya aja, kalau masalah umur biar Tuhan yang atur," tutup Suroha.

Baca juga: Kanker Saraf Pada Anak Tak Kambuh Lagi Dengan Terapi Imun

Terkait kanker pada anak, dengan tujuan mengurangi kanker mata atau retinoblastoma pada anak-anak, Yayasan Anyo Indonesia (YAI) bersama minimarket Indomaret bekerja sama mengumpulkan dana dalam gerakan 1.000 Ophthalmoscope.

Donasi sendiri berasal dari kembalian yang ikhlas diberikan konsumen Indomaret. Total donasi yang dikumpulkan selama 2,5 bulan mencapai Rp 934.302.172. Dana itu digunakan untuk menyebar ophthalmoscope dan buku 'Waspada & Kenali Kanker Pada Anak Sejak Dini' di seluruh Indonesia. (rdn/vit)
News Feed