Sejak lahir, anak kedua Leanne Owen memang mengalami masalah dengan kesehatannya. Pertama karena ditemukan tiga lubang di jantungnya, saraf tulang belakangnya juga terganggu, belum termasuk masalah pada ginjalnya.
Bocah laki-laki bernama Harry ini juga terlahir tanpa anus maupun uretra atau lubang di mana air kencing keluar dari tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Leanne tetap tak bisa tenang mengetahui penis putranya tumbuh abnormal. Selama beberapa tahun, ia pun menghabiskan waktunya mencari jawaban tentang kondisi putranya tersebut.
"Saya aktif bergabung dalam grup di Facebook untuk anak-anak dengan kondisi langka, atau kelompok pendukung lainnya. Saya juga menanyakan ke berbagai pakar untuk mencari tahu tentang hal ini," tuturnya seperti dilaporkan Metro.
Baca juga: Balita dengan Kondisi Langka Ini Butuh Bantuan, Yuk Dibantu
Hingga tepatnya pada bulan Mei tahun lalu, tim dokter dari Blackpool Victoria Hospital, Inggris akhirnya menemukan ada yang berbeda dengan skrotum Harry. Di bagian itu terdapat celah yang tampak seperti dua lipatan kulit yang menyerupai alat kelamin perempuan atau labia.
Kondisi bocah yang saat ini berumur 8 tahun itu disebut dengan 'VACTERL Association' (Vertebral, Anal, Cardio, Tracheo-esopagheal, Renal and Limb) yang merujuk pada cacat lahir multipel dan berkaitan, utamanya di seputaran organ tubuh bagian bawah.
Saking shock-nya, Leanne yang saat itu sedang mengandung anak ketiganya langsung mengalami keguguran, di saat usia kandungannya mencapai enam minggu.
"Saya begitu terpukul, dan baru menyadari jika keguguran ini terjadi setelah mendengar diagnosis dokter bahwa Harry memiliki vagina," tuturnya.
Wanita berusia 40 tahun itu semakin gusar karena cacat lahir putranya tidak terdiagnosis sejak dalam kandungan. "Andaikan ini sudah ketahuan sejak Harry masih bayi, ia mungkin takkan pernah merasa kesakitan seperti sekarang," keluhnya.
Baca juga: Anomali Vagina, Ketika Miss V Tak Terbentuk Sebagaimana Mestinya
Seperti dikutip dari dsdfamilies.org, hingga saat ini belum diketahui bagaimana anak dengan VACTERL Association mendapatkan cacat lahir tersebut, meski sempat muncul dugaan ini ada kaitannya dengan cacat kromosom tertentu seperti Trisomy 18.
(lll/vit)











































