Kisah Pria yang Kepalanya Membesar Hingga 2 Kali dari Ukuran Normal

True Story

Kisah Pria yang Kepalanya Membesar Hingga 2 Kali dari Ukuran Normal

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Selasa, 04 Okt 2016 12:28 WIB
Kisah Pria yang Kepalanya Membesar Hingga 2 Kali dari Ukuran Normal
Foto: YouTube Galery News
Chongqing, China - Malangnya pria ini. Karena tak punya biaya, wajahnya terus membengkak hingga mirip alien. Ia kini berharap ada yang mau membantunya.

Namanya Xia Yuanhai. Pria yang tinggal di desa Laotu, Chongqing, China tersebut mengidap 'facial hyperplasia', sebuah kondisi di mana jaringan dalam tubuh seseorang mengalami pembengkakan, dan pada kasus Yuanhai, pembengkakan terjadi pada wajahnya.

Bila Yuanhai berdiri sejajar dengan orang normal, maka tinggi badannya akan terlihat sama. Tetapi tidak dengan ukuran kepalanya. Karena kondisinya, kepala Yuanhai menjadi dua kali lebih besar dari kepala orang normal. Kondisi ini pulalah yang membuatnya dikenal luas di seantero desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Pentingnya Tes Genetik Bagi Pasangan yang Ingin Punya Anak

Kakak Yuanhai, Xia Yuanchang (66) menjelaskan, gejala pembesaran jaringan pada wajah sang adik sebenarnya baru berlangsung di usia dewasa. Saat remaja, wajah Yuanhai normal-normal saja.

Belakangan Yuanchang menyayangkan sikap orang tua mereka yang tak mempedulikan si adik. Akibatnya Yuanhai tak segera mendapatkan penanangan dan ini membuat kepala pria berusia 53 tahun itu makin lama semakin besar.

Hal ini juga berakibat pada rusaknya sebagian organ Yuanhai akibat tertekan wajahnya yang membesar, seperti gigi. Ia juga kehilangan sebagian pendengarannya. Demikian seperti dilaporkan Mirror.

Kini Yuanchang berharap kisah tentang adiknya dapat menarik simpati banyak orang, sebab ia ingin mengumpulkan dana untuk membawa adiknya menjalani operasi plastik dan memperbaiki kehidupannya.

Baca juga: Ketika Organ Kelamin Tak Terbentuk dengan Sempurna, Apa yang Terjadi?

Hyperplasia sendiri biasanya terjadi karena peningkatan jumlah produksi sel, baik pada jaringan ataupun organ tertentu. Dikutip dari Medline Plus, di sisi lain, hyperplasia kerapkali menjadi penanda adanya perubahan abnormal pada tubuh atau bahkan kanker. Hyperplasia yang semacam ini disebut 'pathologic hyperplasia'.

Meski demikian, cikal bakal pembesaran atau pembengkakan jaringan juga bisa saja berasal dari sel yang betul-betul normal, yang disebut sebagai 'physiologic hyperplasia'.

(lll/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads