Kamis, 03 Nov 2016 17:33 WIB

True Story

Komentar Tentang Sikap Ibu Saat Hadapi Anaknya yang Tantrum Ini Jadi Viral

Nurvita Indarini - detikHealth
Foto: Internet / Facebook
Jakarta - Perempuan ini berkomentar tentang sikap ibu yang 'dihujat' pada saat menghadapi anaknya yang tantrum. Komentarnya jadi viral. Seperti apa sih komentarnya?

Adalah perempuan bernama Constance Hall yang memposting komentar itu di laman Facebooknya. Dalam postingannya, Constance menuturkan suatu kali temannya mengomentari sikap seorang ibu saat anaknya tantrum. Komentar dilontarkan karena si ibu itu dinilai cuma duduk saja, padahal anaknya sedang tantrum.

Dikatakan Constance, peristiwa anak tantrum dan ibunya yang cuma duduk saja itu terjadi di sebuah kafe. Entah bagaimana mulanya, si anak mengamuk. Bagi Constance, ibu dari anak itu memiliki keberanian besar untuk tetap duduk di samping anaknya.

"Saya pernah di posisi ibu itu," ujar Constance dalam postingannya.

Saat anaknya tantrum di tempat umum, Constance pernah melakukan aneka cara agar anaknya berhenti. Dia mencoba merayu anaknya dengan hal-hal kesukaan si kecil, memohon, juga pernah langsung membawa anaknya masuk ke mobil.

"Saya selalu mengingatkan diri saya sendiri bahwa semua akan baik-baik saja dan berulang kali memberi tahu anak saya bahwa saya mencintainya, juga memberi tahu anak saya bahwa dia akan mendapatkan konsekuensi jika tidak menghentikan perilakunya," tuturnya.

Namun itu semua ternyata tidak mempan. Anaknya tetap saja mengamuk. Pada saat seperti itu, menurut Constance, cara terbaik adalah membiarkan dulu si anak melepaskan energinya tanpa gangguan.

"Semua ahli yang berpengalaman akan memberi tahu Anda bahwa terkadang satu-satunya hal yang bisa Anda lakukan pada saat anak tarum adalah dengan tidak bereaksi. Waktu yang akan mengatasi tantrum," imbuhnya.

Karena itulah, Constance paham benar mengapa si ibu memilih untuk 'duduk saja' sementara anaknya sibuk dengan tantrumnya. "Saya minta teman saya untuk tidak melihat ibu itu 'hanya duduk saja' pada saat anaknya mengamuk. Namun lihatlah bahwa si ibu 'selalu ada di sana' ketika anaknya mengamuk," kata Constance.

"Berada di sana dan sama sekali tidak melakukan apapun adalah dua hal yang berbeda," tambahnya.

Baca juga: Bukan Ketempelan Jin, Anak Nangis Kejer Mungkin karena Tantrum

Postingan Constance ini mendapat reaksi dari 55 ribu orang yang memberinya like, love dan emotikon tertawa. Lebih dari 3 ribu orang telah membagikan postingan itu dan Constance kebanjiran lebih dari dua ribu komentar.

"Saya menemukan 95 persen waktu pengabaian membuat anak-anak berhenti (dari tantrum) lebih cepat ketimbang jika diajak bicara," ucap salah seorang pengguna Facebook.

"Duduk dengan cinta dan empati disamping seorang anak yang sedang emosi itu bukanlah 'tidak melakukan apa-apa'. Tetap tenang dan menunjukkan pada anak bahwa Anda peduli dan tetap menjaganya sampai dia tenang, itu adalah contoh sikap yang baik," komentar pengguna Facebook lainnya.

Psikolog anak dan remaja dari RaQQi - Human Development & Learning Centre, Ratih Zulhaqqi juga menyarankan sebaiknya orang tua mengabaikan sikap anak yang berulah demi mendapatkan perhatian. Jika orang tua justru memberi perhatian pada anak saat berulah, meskipun itu melalui sikap memberi peringatan, maka anak akan semakin menjadi-jadi.

Tapi ingat, jika anak tenang melakukan sesuatu saat orang tua sedang melakukan aktivitas di rumah, jangan lupa memberi perhatian dengan sekadar bertanya apa yang dia lakukan. Ini penting agar anak tetap merasa mendapat perhatian tanpa perlu berulah.

Untuk mencegah anak tantrum, utamanya di tempat umum, biasakan anak untuk berbicara dengan baik tentang apa yang dirasakan dan apa yang diinginkan dengan baik. Berikan pula pengertian dan ajarkan kebiasaan pada anak untuk berbicara dengan baik pada saat menginginkan sesuatu. Ketika anak sudah berhasil menguasai tantrum, tidak ada salahnya juga jika orang tua memberi pelukan atau ciuman pada anak agar membuat anak merasa disayang dan diperhatikan.

Baca juga: Saat si Kecil Mengamuk, Bagaimana Sebaiknya Orang Tua Bersikap? (vit/up)