Cerita Veteran Perang yang Bergabung ke Klub Kelinci Percobaan

Cerita Veteran Perang yang Bergabung ke Klub Kelinci Percobaan

Firdaus Anwar - detikHealth
Minggu, 06 Nov 2016 14:11 WIB
Cerita Veteran Perang yang Bergabung ke Klub Kelinci Percobaan
Foto: bbc
Jakarta - Ketika penerbang Desmond O'Connell bersama pesawat pengebomnya jatuh terbakar di medan perang pada tahun 1941, ia berhasil selamat namun dengan luka bakar yang parah. Beruntung dirinya bisa berakhir di Queen Victoria Hospital, di bawah pengawasan ahli bedah plastik pionir Archibald McIndoe.

Di rumah sakit tersebut selama lebih dari dua tahun Desmond menjalani beragam operasi eksperimental yang menyakitkan oleh Archibald. Ia melakukannya secara sukarela karena memang saat itu belum ada prosedur medis standar yang bisa menyembuhkan luka-lukanya.

"Saya mendapat dagu baru, yang tiga kali dioperasi karena hasilnya kurang tepat. Saya mendapat kelopak mata baru, ujung telinga baru, dan kaki saya juga dicangkok," kata Desmond yang kini berusia 96 tahun seperti dikutip dari BBC, Sabtu (6/11/2016).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Cangkok Mr P Pertama di Amerika akan Diberikan pada Veteran Perang

Makin lama makin banyak prajurit dengan cedera peperangan parah datang ke rumah sakit. Archibald pun sadar bahwa para prajurit tersebut sulit beradaptasi dengan kecacatannya sehingga ia pun berusaha memberikan dukungan moral.

"Dia (Archibald -red) bilang, 'Oke, mulai sekarang kalian semua adalah anggota Klub Kelinci Percobaan,'" kenang Desmond.

Cerita Veteran Perang yang Bergabung ke Klub Kelinci PercobaanFoto: bbc


Dibentuk pada Juni 1941 dengan hanya 39 anggota, pada saat perang dunia berakhir jumlah anggota klub meroket hingga 649. Utamanya klub tersebut fokus pada aktivitas sosial seperti minum atau jalan-jalan sementara Archibald berusaha mengembangkan teknik operasi untuk terapi para anggota.

"Saya yakin operasi-operasi yang saya lakukan saat itu empat, lima, atau enam bulan ke depan sudah dilakukan dengan cara yang berbeda. Karena setiap saya operasi, itu masih eksperimen," kata Desmond.

Satu teknik yang dikembangkan cukup terkenal adalah prosedur cangkok kulit walking-stalk di mana sebuah selang dipakai untuk menghubungkan area dari tempat kulit yang akan dipakai ke tempat yang akan dicangkok. Pelan-pelan kulit dan jaringan halus ditumbuhkan di dalam selang sebelum akhirnya ditanam.

Di zaman modern seperti sekarang cara tersebut sudah jarang digunakan. Dokter biasanya menggunakan teknik operasi mikro di mana kulit beserta pembuluh darahnya bisa ditanam langsung ke tempat yang diinginkan.

Archibald sendiri meninggal pada tahun 1960 dan monumen untuknya bersama para anggkota Klub Kelinci Percobaan belakangan didirikan di National Memorial Arboretum oleh Duke of Edinburgh. Archibald dihargai untuk upayanya mengembangkan ilmu medis sementara para anggota klub dihargai untuk keberaniannya.

Kini hanya sekitar 17 anggota Klub Kelinci Percobaan yang masih hidup.

Baca juga: Libatkan Dokter dari China, Cangkok Kepala Diklaim Tinggal Selangkah Lagi (fds/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads