Kejadian bermula ketika pria berusia 39 tahun dari New South Wales tersebut melakukan acara memanggang bersama kerabat. Tanpa ia ketahui kawat yang tanggal tadi menempel di daging panggangan yang ia konsumsi dan mulai membuat kerusakan di dalam tubuh.
Seminggu setelah acara memanggang sang pria merasakan sakit perut yang tak jelas penyebabnya dan memutuskan untuk pergi ke rumah sakit. Namun karena gejalanya ringan dan tak jelas dokter hanya memberikan obat penahan rasa sakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semakin lama rasa sakit semakin hebat. Sang pria pun bolak-balik ke rumah sakit sampai akhirnya pada kunjungan yang keempat dokter melakukan pemeriksaan dengan CT scan.
Hasilnya membuat dokter terkejut karena saat itu baru diketahui ternyata ada objek asing berukuran kecil yang menembus usus sang pria hingga ke pankreasnya.
"Karena ini kejadian yang sangat jarang, tidak pernah terpikirkan oleh orang-orang," kata dr Rafael Gaszynski yang menangani kasus seperti dikutip dari ABC Australia, Jumat (19/5/2017).
Setelah mengetahui sumber masalahnya tim dokter pun melakukan prosedur operasi pengangkatan. dr Rafael mengaku pada titik ini ia sendiri sebetulnya belum menyadari betul objek apa yang harus ia cari.
"Awalnya saya kira ini duri ikan karena terlihat seperti itu di CT scan. Jadi saya mencari objek berwarna putih tapi kemudian yang mengagetkan saya melihat objek hitam," ungkap dr Rafael.
"Saya bolak balik memeriksa usus, lambung, dan esofagusnya. Saya kemudian kembali mencari objek hitam ini dan setelah ditarik ternyata adalah kawat dari bulu sikat," lanjut dr Rafel.
Kawat dari bagian sikat yang tertelan. Foto: ABC Australia |
Atas kejadian ini dokter menyarankan agar semua orang yang menggunakan sikat berkawat agar selalu berhati-hati. Pastikan bulu sikat dalam kondisi baik dan perhatikan terutama saat dipakai untuk membersihkan panggangan.
Baca juga: Ini yang Perlu Dilakukan Ortu Saat Anak Telan Serpihan Squishy (fds/vit)












































Kawat dari bagian sikat yang tertelan. Foto: ABC Australia